Senin, 23 Juli 2012

Belly Dance Diminati Berbagai Kalangan

Kurang lebih limabelas tahun terakhir,   belly dancing juga cukup naik daun di Australia.  Rupanya demam belly dancing tidak hanya dari benua Amerika dan Eropa saja namun juga melanda negeri Kangguru. Bermula dari akhir tahun 70an sampai tahun 80 an ketika banyak immigrant dari negara-negara Timur Tengah membanjiri Australia, terutama dari Mesir dan Lebanon, juga Syria, yang mempopulerkan belly dancing dalam acara-acara festival mereka kepada masyarakat setempat.  Gerakan-gerakan ritmik, sensual sekaligus enerjik, dan kostum yang memikat aduhai, dan kental nuansa etnis plus iringan musik padang pasir yang mendayu dan eksotik,  menerbangkan khayalan pendengar dan penonton ke suasana pekampungan suku Bedouin di tanah Arab, lambat laun menarik minat penduduk lokal, dan sampai saat ini ternyata lumayan popular.  Seperti di Indonesia, Tempat-tempat kursus bermunculan bak jamur di musim hujan, dan cukup banyak pula diminati masyarakat dari segala umur. Jenis belly dancing yang diajarkan di Australia, lebih cenderung belly dancing yang seperti ditampilkan di night club-night club yaitu yang telah disesuaikan dengan fantasi Hollywood yang lebih erotik dan suggestive, namun tak urung pula ada yang masih mengikuti konsep aslinya yang lebih bersifat sosial dance dengan kostum yang tidak begitu terbuka dan gerakan yang tidak begitu sugggestive.
Di Townsville sendiri di mana aku tinggal, cukup banyak kursus-kursus yang menawarkan belly dancing, konon, menurut salah seorang peserta kursus yang kukenal, setidaknya ada lebih dari sepuluh buah, dan juga ada beberapa toko yang sengaja menyediakan kostum dan assesori belly dancing.  Dan karena suami dulu termasuk penggemar tarian sensual ini, pernah di suatu masa akupun belajar megal-megol di depan kaca menirukan gerakan video yang aku tonton, walau sekarang sudah tidak pernah megal-megol lagi,  dan nampaknya juga minat suami sudah terbang entah kemana, walau aku masih menyimpan kostum yang meriah kenang-kenangan masa lampau. Ternyata bukan hanya diriku saja yang tergoda lenggak lenggok tari perut, melainkan juga teman-teman bahkan ada beberapa teman dekat yang malah kursus  belly dancing di Townsville.

Di event-event tertentu ada beberapa restaurant di Townsville yang menyajikan tari sensual ini demi menarik minat para pelanggan. Belly dancing yang juga disebut dengan Oriental dance oleh orang Barat, atau juga Oryantal dansi dalam bahasa Turki, awalnya adalah merupakan tarian rakyat (folk dance) dalam peristiwa-peritiwa sosial, dalam bahasa arab disebut Raqs sharqi/raqs balad, yang mana tarian sosial ini ditarikan baik oleh kaum lelaki ataupun kaum perempuan segala umur, biasanya dipertunjukkan dalam acara-acara pernikahan, perayaan, atau sekedar berkumpul-kumpul antar sesama. Penari wanita lebih di kenal di Morocco, yang mana biasanya tarian ini hanya khusus untuk lingkup penonton wanita saja. Mengenai asal muasal belly dancing tidaklah diketahui secara pasti, ada yang  mengatakan dari Yunani, Mesir,  Syiria, Truki dan lain-lain.

Teori asal belly dancing, sebenarnya adalah lebih bersifat religi, yang mana dalam hal ini lebih ke budaya Islam. Biasanya belly dancing yang diperagakan oleh kaum lelaki khusus untuk audiens lelaki dan perempuan untuk audiens perempuan, disesuaikan dengan adanya pembatasan jenis kelamin, demikian pula dengan kostumnya yang jauh lebih tertutup.  Dewasa ini, belly dancing lebih berkonotasi dengan konsep fantasi Hollywood seperti yang telah kusebutkan di atas, yaitu lengkap dengan stereotype pakaian yang lebih terbuka dan sangat sexy dan lebih memamerkan keindahan lekuk tubuh si penari dan gerakan-gerakan sensual dan erotik. Karena bermuasal dari budaya Islam, yang berakar di negara-negara Timur Tengah, yang sebagian penduduknya adalah pemeluk agama Islam, maka tak heranlah jika ada kalangan tertentu yang agak gerah dengan stereotype ini dan menganggap morally objectionable, apalagi dengan kostum yang sexy yang tentu saja bertentangan dengan ajaran Islam dan tak heranlah jika kalangan tersebut bahkan menuntut pemerintah untuk melarang praktek belly dancing apabila sudah tidak sesuai dengan tujuan semula.

Banyak perempuan, khususnya  mereka yang mempraktekkan belly dancing,  melihat belly dancing  adalah sebagai tak lebih tarian khusus wanita yang diperuntukkan untuk kaumnya sebagai ungkapan rasa sensualitas dalam diri seorang wanita dan juga merasa adanya "power" tertentu sebagai seorang perempuan dewasa, as a woman's dance, celebrating the sensuality and power of being a mature woman. Belly dancing yang pertama-tama dikenal di negara-negara Barat adalah yang berasal dari Mesir, kemudian dengan berkembangnya jaman, juga popular pula belly dancing yang berasal dari  Syria, Lebanon, dan juga Turkey. Di antara negara-negara tersebut,  belly dancing yang berasal dari Turkey lebih ekspressif dalam goyangan maupun kostumnya yang dianggap lebih berani dan menggoda.  Dengan ciri khas kostum sepasang Bra yang bermanik dan berpeyet yang biasanya berwarna keemasan, serta berbunyi criiiing...cring ...criingg jika bergoyang, demikian juga selendang/sabuk dan kerudung yang juga rame dengan assesori, belum lagi assesori rambut, gelang, anting-anting, kalung dan juga gelang kaki sebagai pelengkap, menonjolkan sensualitas sang penari. Sungguh sedap dipandang mata.

1 komentar:

  1. salam kenal ya admin..,,

    Artikelnya menarik BGT,,:)

    Kira2 jenis musik Jazz cocok ga ya buat ngiringi tarian Belly Dance? dan model baju senam apa yang cocok buat tarian tsb?

    thanks BGT buat jawaba.ny n salam sukses slalu :)

    BalasHapus