Kurang lebih limabelas tahun terakhir, belly dancing juga cukup
naik daun di Australia. Rupanya demam belly dancing tidak hanya dari
benua Amerika dan Eropa saja namun juga melanda negeri Kangguru.
Bermula dari akhir tahun 70an sampai tahun 80 an ketika banyak
immigrant dari negara-negara Timur Tengah membanjiri Australia,
terutama dari Mesir dan Lebanon, juga Syria, yang mempopulerkan belly
dancing dalam acara-acara festival mereka kepada masyarakat setempat.
Gerakan-gerakan ritmik, sensual sekaligus enerjik, dan kostum yang
memikat aduhai, dan kental nuansa etnis plus iringan musik padang pasir
yang mendayu dan eksotik, menerbangkan khayalan pendengar dan penonton
ke suasana pekampungan suku Bedouin di tanah Arab, lambat laun menarik
minat penduduk lokal, dan sampai saat ini ternyata lumayan popular.
Seperti di Indonesia, Tempat-tempat kursus bermunculan bak jamur di
musim hujan, dan cukup banyak pula diminati masyarakat dari segala
umur. Jenis belly dancing yang diajarkan di Australia, lebih cenderung
belly dancing yang seperti ditampilkan di night club-night club yaitu
yang telah disesuaikan dengan fantasi Hollywood yang lebih erotik dan
suggestive, namun tak urung pula ada yang masih mengikuti konsep
aslinya yang lebih bersifat sosial dance dengan kostum yang tidak
begitu terbuka dan gerakan yang tidak begitu sugggestive.
Di Townsville sendiri di mana aku tinggal, cukup banyak
kursus-kursus yang menawarkan belly dancing, konon, menurut salah
seorang peserta kursus yang kukenal, setidaknya ada lebih dari sepuluh
buah, dan juga ada beberapa toko yang sengaja menyediakan kostum dan
assesori belly dancing. Dan karena suami dulu termasuk penggemar
tarian sensual ini, pernah di suatu masa akupun belajar megal-megol di
depan kaca menirukan gerakan video yang aku tonton, walau sekarang
sudah tidak pernah megal-megol lagi, dan nampaknya juga minat suami
sudah terbang entah kemana, walau aku masih menyimpan kostum yang
meriah kenang-kenangan masa lampau. Ternyata bukan hanya diriku saja
yang tergoda lenggak lenggok tari perut, melainkan juga teman-teman
bahkan ada beberapa teman dekat yang malah kursus belly dancing di
Townsville.
Di event-event tertentu ada beberapa restaurant di Townsville yang
menyajikan tari sensual ini demi menarik minat para pelanggan. Belly
dancing yang juga disebut dengan Oriental dance oleh orang Barat, atau
juga Oryantal dansi dalam bahasa Turki, awalnya adalah merupakan tarian
rakyat (folk dance) dalam peristiwa-peritiwa sosial, dalam bahasa arab
disebut Raqs sharqi/raqs balad, yang mana tarian sosial ini ditarikan
baik oleh kaum lelaki ataupun kaum perempuan segala umur, biasanya
dipertunjukkan dalam acara-acara pernikahan, perayaan, atau sekedar
berkumpul-kumpul antar sesama. Penari wanita lebih di kenal di Morocco,
yang mana biasanya tarian ini hanya khusus untuk lingkup penonton
wanita saja. Mengenai asal muasal belly dancing tidaklah diketahui
secara pasti, ada yang mengatakan dari Yunani, Mesir, Syiria, Truki
dan lain-lain.
Teori asal belly dancing, sebenarnya adalah lebih bersifat religi, yang
mana dalam hal ini lebih ke budaya Islam. Biasanya belly dancing yang
diperagakan oleh kaum lelaki khusus untuk audiens lelaki dan perempuan
untuk audiens perempuan, disesuaikan dengan adanya pembatasan jenis
kelamin, demikian pula dengan kostumnya yang jauh lebih tertutup.
Dewasa ini, belly dancing lebih berkonotasi dengan konsep fantasi
Hollywood seperti yang telah kusebutkan di atas, yaitu lengkap dengan
stereotype pakaian yang lebih terbuka dan sangat sexy dan lebih
memamerkan keindahan lekuk tubuh si penari dan gerakan-gerakan sensual
dan erotik. Karena bermuasal dari budaya Islam, yang berakar di
negara-negara Timur Tengah, yang sebagian penduduknya adalah pemeluk
agama Islam, maka tak heranlah jika ada kalangan tertentu yang agak
gerah dengan stereotype ini dan menganggap morally objectionable,
apalagi dengan kostum yang sexy yang tentu saja bertentangan dengan
ajaran Islam dan tak heranlah jika kalangan tersebut bahkan menuntut
pemerintah untuk melarang praktek belly dancing apabila sudah tidak
sesuai dengan tujuan semula.
Banyak
perempuan, khususnya mereka yang mempraktekkan belly dancing, melihat
belly dancing adalah sebagai tak lebih tarian khusus wanita yang
diperuntukkan untuk kaumnya sebagai ungkapan rasa sensualitas dalam
diri seorang wanita dan juga merasa adanya "power" tertentu sebagai
seorang perempuan dewasa, as a woman's dance, celebrating the
sensuality and power of being a mature woman.
Belly dancing yang pertama-tama dikenal di negara-negara Barat
adalah yang berasal dari Mesir, kemudian dengan berkembangnya jaman,
juga popular pula belly dancing yang berasal dari Syria, Lebanon, dan
juga Turkey. Di antara negara-negara tersebut, belly dancing yang
berasal dari Turkey lebih ekspressif dalam goyangan maupun kostumnya
yang dianggap lebih berani dan menggoda. Dengan ciri khas kostum
sepasang Bra yang bermanik dan berpeyet yang biasanya berwarna
keemasan, serta berbunyi criiiing...cring ...criingg jika bergoyang,
demikian juga selendang/sabuk dan kerudung yang juga rame dengan
assesori, belum lagi assesori rambut, gelang, anting-anting, kalung dan
juga gelang kaki sebagai pelengkap, menonjolkan sensualitas sang
penari. Sungguh sedap dipandang mata.

salam kenal ya admin..,,
BalasHapusArtikelnya menarik BGT,,:)
Kira2 jenis musik Jazz cocok ga ya buat ngiringi tarian Belly Dance? dan model baju senam apa yang cocok buat tarian tsb?
thanks BGT buat jawaba.ny n salam sukses slalu :)