Jakarta - Tidak sedikit wanita yang khawatir keindahan
tubuhnya, terutama payudara berubah karena menyusui anak. Kekhawatiran
tersebut sebenarnya tidak beralasan dan hanya mitos belaka.
"Itu
sebetulnya mitos. Sebenarnya payudara berubah bentuknya ketika wanita
hamil," ujar Deputy Chairwoman Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)
Nia Umar saat berbincang dengan wolipop Kamis (19/9/2012).
Nia
menjelaskan, ketika hamil, payudara wanita membentuk jaringan-jaringan
yang akan dipersiapkan untuk menyusui. Fase pembentukan jaringan itu
disebut lactogenesis 1. Ketika hamil inilah payudara mulai membesar.
Pada fase tersebut, payudara juga mulai memproduksi kolostrum.
Ibu
dua anak yang berpengalaman sebagai konselor ASI itu menekankan,
sebenarnya perubahan bentuk payudara wanita terjadi karena kehamilan
bukan menyusui. Ditambahkannya, kalaupun tidak hamil atau menyusui,
seiring pertambahan usia pun payudara juga akan turun.
"Ada
faktor alam, daya gravitasi, seiring dengan usia akan turun," jelas Nia
yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Konselor Menyusui Indonesia.
Sebagai
konselor, ketika menemui wanita yang khawatir payudaranya turun karena
menyusui, Nia tentu saja langsung meluruskan mitos tersebut. Dia
mengatakan kalau perubahan bentuk payudara ini merupakan proses alami.
"Setelah
hamil, melahirkan, menyusui dan seterusnya. Ibaratnya badan kita
seperti komputer, semua sudah jalan tapi ada satu program hardware yang
nggak perna dipakai, lama-lama hardware itu akan rusak," tuturnya.
Nia
juga menjelaskan, menyusui sudah terbukti memiliki manfaat jangka
panjang untuk kesehatan wanita terutama payudara. Wanita yang menyusui
bayinya selama lebih dari satu tahun mengalami penurunan risiko kanker
payudara dan kanker ovarium sebesar 28 persen.
Kamis, 20 September 2012
Shakira Hamil Anak Gerard Pique
Jakarta - Kabar bahagia datang dari penyanyi Shakira
dan sang kekasih Gerard Pique. Saat ini, pelantun 'Waka Waka' itu tengah
mengandung anak pertamanya.
Hal itu pun diungkapkan Shakira lewat akun Facebook pribadinya. "Gerard dan aku sangat bahagia menanti kehadiran anak pertama kami," tulisnya, seperti dilansir US Magazine, Kamis (20/9/2012).
Shakira juga mengungkapkan dirinya akan menunda semua aktivitasnya di dunia hiburan. Untuk sementara waktu, ia ingin fokus pada kehamilannya.
Hubungan cinta Shakira dan pesepakbola dari klub Barcelona itu sudah berlangsung selama satu setengah tahun. Shakira mengumumkan pertama kali soal hubungan mereka pada Maret 2011 lalu.
Shakira pertama kali bertemu Gerard dalam penggarapan video klip 'Waka Waka (This Time for Africa)'. Gerard menjadi salah satu model video klip tersebut.
Sebelum menjalin cinta dengan Gerard, Shakira pacaran dengan Antonio de la Rua, anak mantan Presiden Argentina, selama 11 tahun. Hubungan mereka berakhir pada Agustus 2010.
Hal itu pun diungkapkan Shakira lewat akun Facebook pribadinya. "Gerard dan aku sangat bahagia menanti kehadiran anak pertama kami," tulisnya, seperti dilansir US Magazine, Kamis (20/9/2012).
Shakira juga mengungkapkan dirinya akan menunda semua aktivitasnya di dunia hiburan. Untuk sementara waktu, ia ingin fokus pada kehamilannya.
Hubungan cinta Shakira dan pesepakbola dari klub Barcelona itu sudah berlangsung selama satu setengah tahun. Shakira mengumumkan pertama kali soal hubungan mereka pada Maret 2011 lalu.
Shakira pertama kali bertemu Gerard dalam penggarapan video klip 'Waka Waka (This Time for Africa)'. Gerard menjadi salah satu model video klip tersebut.
Sebelum menjalin cinta dengan Gerard, Shakira pacaran dengan Antonio de la Rua, anak mantan Presiden Argentina, selama 11 tahun. Hubungan mereka berakhir pada Agustus 2010.
Selasa, 18 September 2012
Dua perempuan Swedia dapat rahim dari ibu
Para dokter mengatakan transplantasi rahim berhasil bila dua wanita bisa hamil.
Dua perempuan Swedia dapat melahirkan anak dengan menggunakan rahim ibu mereka, kata para dokter menyusul keberhasilan transplantasi kandungan dari ibu ke anak.
Operasi yang dilakukan akhir pekan lalu itu melibatkan lebih dari 10 dokter bedah di unveristas Gothenburg, Swedia. Nama kedua pasien itu tidak diungkapkan.
Para dokter mengatakan operasi transplantasi itu dapat dikatakan berhasil bila kedua pasien bisa hamil.
"Kami tidak akan menganggap operasi ini berhasil sampai mereka melahirkan anak," kata Michael Olausson, salah seorang dokter bedah Swedia kepada kantor berita AP.
"Itulah bukti terbaiknya," kata Olausson.
Dua perempuan ini mengikuti proses bayi tabung sebelum operasi transplantasi, tambahnya.
Dua perempuan Swedia dapat melahirkan anak dengan menggunakan rahim ibu mereka, kata para dokter menyusul keberhasilan transplantasi kandungan dari ibu ke anak.
Operasi yang dilakukan akhir pekan lalu itu melibatkan lebih dari 10 dokter bedah di unveristas Gothenburg, Swedia. Nama kedua pasien itu tidak diungkapkan.
Para dokter mengatakan operasi transplantasi itu dapat dikatakan berhasil bila kedua pasien bisa hamil.
"Kami tidak akan menganggap operasi ini berhasil sampai mereka melahirkan anak," kata Michael Olausson, salah seorang dokter bedah Swedia kepada kantor berita AP.
"Itulah bukti terbaiknya," kata Olausson.
Dua perempuan ini mengikuti proses bayi tabung sebelum operasi transplantasi, tambahnya.
Penelitian sejak 1999
Embrio yang dibekukan akan ditanamkan di rahim dua wanita itu bila kondisi mereka sudah pulih.Kedua pasien yang berusia 30-an tahun tampak lelah setelah operasi namun mulai pulih, seperti tertulis dalam pernyataan Universitas Gothenburg.
Seorang di antaranya kehilangan rahim karena kanker mulut rahim dan seorang lainnya lahir tanpa kandungan.
"Dua ibu yang memberikan rahim mereka dalam kondisi sehat dan akan keluar dari rumah sakit dalam beberapa hari ini," kata Mats Brannstrom, profesor bidang kandungan di universitas itu.
Brannstrom adalah pemimpim tim peneliti yang terdiri dari 20 ilimuwan, dokter dan spesialis yang meneliti pencangkokan rahim sejak 1999.
5 Perempuan Indonesia Raih Mimpi Lewat Clear Hair Model 2012
Jakarta - Terkenal dan menjadi salah satu ikon
entertainment tanah air tentu menjadi cita-cita banyak orang. Dan CLEAR,
lewat ajang Clear Hair Model 2012 telah berhasil mewujudkan mimpi 5
orang perempuan Indonesia untuk berkarya di dunia hiburan tanah air.
Ajang ini memang telah sukses menginspirasi lebih dari 35 ribu perempuan Indonesia di tahun 2009 dan 2010. Dan setelah menyeleksi dari 11 ribu perempuan Indonesia, akhirnya terpilih 5 orang pemenang tahun ini.
Mereka adalah Rachelle R Rumawas , P.M Bonita Lauwoie , Atika Noviasti , Maureen Pratiwi Irwinsyah , dan Taskya Giantri Namya
"Keinginan untuk menjadi terkenal akhirnya bisa terwujud. Ingin membangun imej di dunia entertainment. Sekaligus sebagai batu loncatan di dunia hiburan, tentu dengan bakat masing-masing," ucap Tika di D'Consulate, Jl. Wahid Hasyim No. 49 - 51, Menteng, Jakarta Pusat (28/8).
Mona Majid, selaku Senior Brand Manager CLEAR menyatakan bahwa ajang ini adalah yang sangat ditunggu perempuan Indonesia untuk mewujudkan mimpinya menjadi terkenal dalam dunia hiburan profesional.
"Dengan rambut sehat dan talenta yang mereka miliki, kami turut membantu wujudkan mimpi mereka masing-masing. Tentu mereka juga akan muncul di berbagai even entertainment lainnya," ujar Mona.
"Dan yang spesial, kami juga bekerjasama dengan salah satu sutradara terbaik Indonesia, yaitu Rudi Soedjarwo untuk bermain di film layar lebar terbarunya," pungkasnya
Ajang ini memang telah sukses menginspirasi lebih dari 35 ribu perempuan Indonesia di tahun 2009 dan 2010. Dan setelah menyeleksi dari 11 ribu perempuan Indonesia, akhirnya terpilih 5 orang pemenang tahun ini.
Mereka adalah Rachelle R Rumawas , P.M Bonita Lauwoie , Atika Noviasti , Maureen Pratiwi Irwinsyah , dan Taskya Giantri Namya
"Keinginan untuk menjadi terkenal akhirnya bisa terwujud. Ingin membangun imej di dunia entertainment. Sekaligus sebagai batu loncatan di dunia hiburan, tentu dengan bakat masing-masing," ucap Tika di D'Consulate, Jl. Wahid Hasyim No. 49 - 51, Menteng, Jakarta Pusat (28/8).
Mona Majid, selaku Senior Brand Manager CLEAR menyatakan bahwa ajang ini adalah yang sangat ditunggu perempuan Indonesia untuk mewujudkan mimpinya menjadi terkenal dalam dunia hiburan profesional.
"Dengan rambut sehat dan talenta yang mereka miliki, kami turut membantu wujudkan mimpi mereka masing-masing. Tentu mereka juga akan muncul di berbagai even entertainment lainnya," ujar Mona.
"Dan yang spesial, kami juga bekerjasama dengan salah satu sutradara terbaik Indonesia, yaitu Rudi Soedjarwo untuk bermain di film layar lebar terbarunya," pungkasnya
Minggu, 16 September 2012
Album Baru Adele Terinspirasi Kehamilannya?
Jakarta - Penyanyi yang terkenal dengan suara merdu dan lirik galau
Adele akan kembali dengan materi baru. Setelah sebelumnya terinspirasi
oleh mantan pacar, apa benar kali ini album barunya terinspirasi dari
kehamilannya?
"Album itu akan lebih menyala dibandingkan kisah putusnya Adele. Kehamilannya telah menjadi dampak besar untuk penulisan lagunya. Ia tidak terburu-buru dan fokus menjadi seorang ibu. Bayinya sehat dan ia sangat gembira," ujar seorang sumber seperti dilansir US Magazine, Senin (17/9/2012).
Beberapa waktu lalu, Adele dikabarkan telah menjadi pilihan pertama untuk mengisi soundtrack film terbaru James Bond. Kabarnya juga, pelantun 'Rolling In The Deep' itu yang mengisyaratkan menawarkan diri untuk mengisi soundtrack ‘Skyfall’ saat tampil di acara The Jonathan Ross Show pada 2011 lalu.
Baru-baru ini penyanyi asal Inggris itu terlihat mengunjungi Abbey Road Studios, lokasi yang jadi pusat pembuatan soundtrack filmnya. Kabarnya komposer terkenal Thomas Newman juga akan terlibat dalam penggarapan album film tersebut.
Pihak Adele pun akhirnya memberi kabar resmi bahwa ia akan membawakan lagu yang berjudul 'Skyfall', sama seperti judul film tersebut. Lagu itu akan terdengar seperti 'penyiksaan'.
"Album itu akan lebih menyala dibandingkan kisah putusnya Adele. Kehamilannya telah menjadi dampak besar untuk penulisan lagunya. Ia tidak terburu-buru dan fokus menjadi seorang ibu. Bayinya sehat dan ia sangat gembira," ujar seorang sumber seperti dilansir US Magazine, Senin (17/9/2012).
Beberapa waktu lalu, Adele dikabarkan telah menjadi pilihan pertama untuk mengisi soundtrack film terbaru James Bond. Kabarnya juga, pelantun 'Rolling In The Deep' itu yang mengisyaratkan menawarkan diri untuk mengisi soundtrack ‘Skyfall’ saat tampil di acara The Jonathan Ross Show pada 2011 lalu.
Baru-baru ini penyanyi asal Inggris itu terlihat mengunjungi Abbey Road Studios, lokasi yang jadi pusat pembuatan soundtrack filmnya. Kabarnya komposer terkenal Thomas Newman juga akan terlibat dalam penggarapan album film tersebut.
Pihak Adele pun akhirnya memberi kabar resmi bahwa ia akan membawakan lagu yang berjudul 'Skyfall', sama seperti judul film tersebut. Lagu itu akan terdengar seperti 'penyiksaan'.
Kamis, 13 September 2012
Donna Agnesia Ingin Selalu Tampil Awet Muda
Istri Darius Sinathrya itu berharap selalu bisa tampil seperti umur 20 tahunan. Meski saat ini Donna pun sudah menginjak 33 tahun.
"Pengennya terlihat cantik awet muda meski kepala 3 berapa atau kepala 4 atau 5 kan pengennya berasa (usia) 20 terus," ujarnya ditemui di peluncuran Oilum Collagen Soap, di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2012).
Harapan Donna untuk terus terlihat awet muda sepertinya menjadi kenyataan. Ia pun kini kerap didapuk untuk menjadi brand ambassador untuk berbagai produk kecantikan.
Ibu tiga anak itu pun menuturkan selalu berpikir positif menjadi 'obat' untuk tetap awet muda. Ia pun percaya kalau kecantikan itu bagusnya terpancar dari dalam bukan hanya fisik belaka.
"Yang penting satu, positive thinking juga akan terpancar. Aku percaya banget kecantikan dari dalam," jelasnya.
Rabu, 12 September 2012
5 Bulan Setelah Melahirkan, Jessica Simpson Sukses Pangkas 18 Kg
Jakarta - Aktris Jessica Simpson belum lama ini
mengatakan berat badannya tidak bisa cepat langsing bak supermodel
setelah melahirkan. Meski begitu ternyata sebenarnya Jessica sudah
berhasil memangkas bobotnya hingga 18 kg.
Melalui akun Twitternya, untuk pertamakalinya Jessica menunjukkan penampilan dirinya setelah berhasil menurunkan berat badan. "On my way to @katiecouric’s show! I’m her very first guest – Wish me luck!! #WeightWatchers," begitu tulisnya menyertai foto yang memperlihatkan tubuh Jessica sudah jauh lebih langsing.
Dalam talk show Katie Couric, Jessica pun mengatakan kalau dia sudah turun setidaknya 40 lbs atau sekitar 18 kg setelah melahirkan purinya Maxwell Drew pada 1 Mei lalu. Penurunan berat badan berhasil dilakukan dengan bantuan pusat pelangsingan Weight Watchers yang memang menunjuk kakak Ashlee Simpson itu sebagai duta terbaru.
Ketika diwawancara Couric, Jessica menjelaskan kalau kelebihan berat badan yang dialaminya selama hamil memang tidak langsung menghilang setelah Maxwell lahir. "Dokter mengatakan padaku, ketubanku banyak sekali dan ketika ketuban itu akhirnya pecah, semua kelebihan berat yang ada tidak ikut keluar bersama bayi. Aku harus fokus pada dietku. Aku ingin menjadi sehat karena kini aku seorang ibu," tuturnya panjang lebar seperti dikutip People.
Untuk menurunkan berat badannya pasca melahirkan, Jessica melakukannya secara bertahap. Awalnya dia hanya berhasil memangkas 4 kg saja setelah Maxwell lahir. "Aku kemudian membuat tujuan yang mudah. Berat badanku turun setiap minggu, syukurnya, tapi aku memang berusaha keras. (Karena) aku harus melakukan syuting musim baru dari Fashion Star," ucap tunangan dari Eric Johnson itu.
Fashion Star yang disebutkan Jessica merupakan nama sebuah acara reality show di NBC yang dipandu Elle McPherson. Dalam reality show kontes desain mode itu, penyanyi dan aktris 32 tahun tersebut menjadi juri dan mentor.
Kembali ke soal proses penurunan berat badan Jessica, selain olahraga dia juga menjaga makanannya. Jika selama ini tak pernah makan ikan, sekarang mau tak mau mantan istri Nick Lachey harus mengonsumsinya.
"Satu-satunya ikan yang pernah aku makan adalah nugget ikan. Sekarang aku mencoba makan ikan," ungkap Jessica yang setelah hamil berat badannya melonjak hingga 96 kg.
Jessica sadar kalau pertambahan berat badannya yang memang cukup banyak itu terus jadi topik omongan dan pemberitaan. Agar tidak depresi, pelantun 'I Wanna Love You Forever' tersebut tidak mau membaca majalah atau mencari namanya di Google.
"Aku benar-benar menghindarinya. Tapi aku sadar kalau omongan itu terus berlangsung. Setiap hari aku berusaha mengatasinya. Wight Watchers tidak mengintimidasiku. Ini bukan diet. Ini adalah gaya hidup," urainya.
Melalui akun Twitternya, untuk pertamakalinya Jessica menunjukkan penampilan dirinya setelah berhasil menurunkan berat badan. "On my way to @katiecouric’s show! I’m her very first guest – Wish me luck!! #WeightWatchers," begitu tulisnya menyertai foto yang memperlihatkan tubuh Jessica sudah jauh lebih langsing.
Dalam talk show Katie Couric, Jessica pun mengatakan kalau dia sudah turun setidaknya 40 lbs atau sekitar 18 kg setelah melahirkan purinya Maxwell Drew pada 1 Mei lalu. Penurunan berat badan berhasil dilakukan dengan bantuan pusat pelangsingan Weight Watchers yang memang menunjuk kakak Ashlee Simpson itu sebagai duta terbaru.
Ketika diwawancara Couric, Jessica menjelaskan kalau kelebihan berat badan yang dialaminya selama hamil memang tidak langsung menghilang setelah Maxwell lahir. "Dokter mengatakan padaku, ketubanku banyak sekali dan ketika ketuban itu akhirnya pecah, semua kelebihan berat yang ada tidak ikut keluar bersama bayi. Aku harus fokus pada dietku. Aku ingin menjadi sehat karena kini aku seorang ibu," tuturnya panjang lebar seperti dikutip People.
Untuk menurunkan berat badannya pasca melahirkan, Jessica melakukannya secara bertahap. Awalnya dia hanya berhasil memangkas 4 kg saja setelah Maxwell lahir. "Aku kemudian membuat tujuan yang mudah. Berat badanku turun setiap minggu, syukurnya, tapi aku memang berusaha keras. (Karena) aku harus melakukan syuting musim baru dari Fashion Star," ucap tunangan dari Eric Johnson itu.
Fashion Star yang disebutkan Jessica merupakan nama sebuah acara reality show di NBC yang dipandu Elle McPherson. Dalam reality show kontes desain mode itu, penyanyi dan aktris 32 tahun tersebut menjadi juri dan mentor.
Kembali ke soal proses penurunan berat badan Jessica, selain olahraga dia juga menjaga makanannya. Jika selama ini tak pernah makan ikan, sekarang mau tak mau mantan istri Nick Lachey harus mengonsumsinya.
"Satu-satunya ikan yang pernah aku makan adalah nugget ikan. Sekarang aku mencoba makan ikan," ungkap Jessica yang setelah hamil berat badannya melonjak hingga 96 kg.
Jessica sadar kalau pertambahan berat badannya yang memang cukup banyak itu terus jadi topik omongan dan pemberitaan. Agar tidak depresi, pelantun 'I Wanna Love You Forever' tersebut tidak mau membaca majalah atau mencari namanya di Google.
"Aku benar-benar menghindarinya. Tapi aku sadar kalau omongan itu terus berlangsung. Setiap hari aku berusaha mengatasinya. Wight Watchers tidak mengintimidasiku. Ini bukan diet. Ini adalah gaya hidup," urainya.
Senin, 10 September 2012
Habis Melahirkan Jangan Bersedih, Nanti Anaknya Jadi Kuntet
Jakarta, Anak yang tidak tumbuh tinggi alias kuntet
umumnya lebih terkait dengan masalah gizi. Tapi menurut penelitian,
masalah kejiwaan juga mempengaruhi karena jika ibunya sering sedih
setelah melahirkan maka anaknya cenderung jadi kuntet.
Penelitian yang dimuat dalam jurnal Pediatrics tersebut menunjukkan jika seorang ibu yang memiliki riwayat depresi parah maka anaknya 40 persen lebih berisiko untuk menjadi kuntet. Pertumbuhan tinggi badan yang terhambat biasanya akan tampak di usia 4 tahun.
Masa yang paling kritis bagi para ibu menurut penelitian ini adalah 9 bulan pertama sejak melahirkan. Jika dalam periode ini mengalamui kesedihan yang berlarut-larut, maka risiko pertumbuhan tinggi badan anaknya tidak tumbuh maksimal akan lebih besar lagi.
"Penelitian ini menekankan pentingnya ibu untuk mengatasi depresi usai melahirkan," kata Pamela Surkan dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health yang melakukan penelitian ini seperti dikutip dari Medicaldaily, Selasa (11/9/2012).
Tidak diketahui pasti apa yang memicu kecenderungan ini, namun diduga masih ada hubungannya dengan faktor nutrisi meski tidak terkait langsung. Ibu yang depresi umumnya kehilangan nafsu makan, termasuk tidak peduli dengan apa saja yang dimakan oleh anaknya.
Dugaan lainnya adalah, ibu yang depresi cenderung mengalami masalah tidur. Ibu yang susah tidur atau jadwal tidurnya tidak teratur juga bisa mengganggu pola tidur anak waktu bayi, serta jadwal menyusui dan menyuapi anaknya dalam masa pertumbuhan berikutnya.
Sementara dari sisi anaknya sendiri, para peneliti menduga stres yang dialami ibu menular juga ke anak. Anak yang mengalami stres akan mengalami kelebihan hormon stres atau kortisol, yang menurut penelitian terdahulu juga bisa mempengaruhi hormon pertumbuhan.
Penelitian yang dimuat dalam jurnal Pediatrics tersebut menunjukkan jika seorang ibu yang memiliki riwayat depresi parah maka anaknya 40 persen lebih berisiko untuk menjadi kuntet. Pertumbuhan tinggi badan yang terhambat biasanya akan tampak di usia 4 tahun.
Masa yang paling kritis bagi para ibu menurut penelitian ini adalah 9 bulan pertama sejak melahirkan. Jika dalam periode ini mengalamui kesedihan yang berlarut-larut, maka risiko pertumbuhan tinggi badan anaknya tidak tumbuh maksimal akan lebih besar lagi.
"Penelitian ini menekankan pentingnya ibu untuk mengatasi depresi usai melahirkan," kata Pamela Surkan dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health yang melakukan penelitian ini seperti dikutip dari Medicaldaily, Selasa (11/9/2012).
Tidak diketahui pasti apa yang memicu kecenderungan ini, namun diduga masih ada hubungannya dengan faktor nutrisi meski tidak terkait langsung. Ibu yang depresi umumnya kehilangan nafsu makan, termasuk tidak peduli dengan apa saja yang dimakan oleh anaknya.
Dugaan lainnya adalah, ibu yang depresi cenderung mengalami masalah tidur. Ibu yang susah tidur atau jadwal tidurnya tidak teratur juga bisa mengganggu pola tidur anak waktu bayi, serta jadwal menyusui dan menyuapi anaknya dalam masa pertumbuhan berikutnya.
Sementara dari sisi anaknya sendiri, para peneliti menduga stres yang dialami ibu menular juga ke anak. Anak yang mengalami stres akan mengalami kelebihan hormon stres atau kortisol, yang menurut penelitian terdahulu juga bisa mempengaruhi hormon pertumbuhan.
Kate Middleton Operasi Plastik?
Jakarta - Sebagai istri dari pewaris tahta Kerajaan
Inggris, Kate Middleton tentunya selalu menjadi sorotan di manapun ia
berada. Maka, jika ada sedikit perubahan dalam tubuhnya, ia pun langsung
menjadi bahan pemberitaan.
Nah, ketika muncul dalam acara Olimpiad Musim Panas, bagian wajah Kate tampak lebih segar dan berisi. Hal tersebut kemudian menimbulkan spekulasi jika Kate melakukan operasi plastik.
"Tampaknya dia telah melakukan penyuntikan," ujar dokter kecantikan Robert A Guida seperti dilansir In Touch, Senin (10/9/2012).
Robert menduga, the Duchess of Cambridge telah melakukan suntik botox dan laser. Analisa itu diambil setelah ia melihat gambar Kate yang terbaru, dan membandingkan dengan foto sebelumnya.
"Kulitnya terlihat lebih berisi dan sangat segar," tambahnya.
Namun, rumor tentang operasi yang dilakukan Kate belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut.
Nah, ketika muncul dalam acara Olimpiad Musim Panas, bagian wajah Kate tampak lebih segar dan berisi. Hal tersebut kemudian menimbulkan spekulasi jika Kate melakukan operasi plastik.
"Tampaknya dia telah melakukan penyuntikan," ujar dokter kecantikan Robert A Guida seperti dilansir In Touch, Senin (10/9/2012).
Robert menduga, the Duchess of Cambridge telah melakukan suntik botox dan laser. Analisa itu diambil setelah ia melihat gambar Kate yang terbaru, dan membandingkan dengan foto sebelumnya.
"Kulitnya terlihat lebih berisi dan sangat segar," tambahnya.
Namun, rumor tentang operasi yang dilakukan Kate belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut.
Minggu, 09 September 2012
Zat Aditif dalam Makanan yang Harus Dihindari Selama Kehamilan
Jakarta, Seorang calon ibu harus lebih berhati-hati
dalam menjaga kesehatannya ketika hamil, karena perkembangan anak telah
ditentukan sejak kehamilan. Ibu hamil juga harus pilih-pilih soal
makanan karena makanan yang mengandung zat kimia tambahan atau aditif
tertentu dapat berakibat buruk bagi kondisi kehamilan dan janin.
Berikut 4 macam zat aditif dalam makanan yang berbahaya jika dikonsumsi oleh wanita hamil, seperti dilansir naturalnews, Sabtu (8/9/12) antara lain:
1. Pemanis buatan
Beberapa jenis pemanis buatan baru-baru ini juga ditemukan dalam permen karet, minuman ringan, camilan dan bahkan makanan sehat seperti yoghurt sekalipun. Tubuh tidak dapat mengenali zat yang terkandung dalam pemanis buatan, sehingga ketika proses metabolisme tubuh mengolah zat asing tersebut akan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan.
Efek berbahaya dari pemanis buatan termasuk sakit kepala, pusing, kejang, gangguan penglihatan, dan stroke. Hal ini tentu saja dapat membahayakan kondisi seseorang yang sedang hamil.
Indikator umum bahwa produk makanan tertentu mengandung pemanis buatan adalah dengan memberikan label 'tanpa gula' atau 'diet'. Meskipun terlalu banyak gula buruk bagi kesehatan, tetapi gula jauh lebih baik bila dibandingkan dengan pemanis buatan.
2. Monosodium glutamat (MSG)
MSG adalah penyedap rasa yang umumnya digunakan dalam masakan seperti sup, makanan ringan seperti keripik dan lain sebagainya. Zat aditif ini dikategorikan sebagai eksitoksin, yang menyebabkan sel-sel otak menjadi hiperaktif dalam aktivitasnya untuk berkomunikasi dengan sel-sel lain.
MSG telah terbukti dapat meningkatkan risiko terhadap kanker, penyakit jantung, obesitas, dan gangguan perilaku yang berbahaya jika dikonsumsi oleh orang yang sedang hamil.
Sayangnya, untuk mengenali adanya kandungan MSG dalam makanan kemasan cukup sulit karena disamarkan dalam banyak nama. Cara terbaik untuk menghindari MSG adalah menghindari makanan cepat saji, makanan olahan dan makanan kemasan yang memiliki rasa gurih yang terlalu kuat.
3. Nitrat
Nitrat adalah zat aditif yang seringkali digunakan dalam daging, hot dog, dan sejenisnya. Ketika daging yang mengandung nitrat dimasak, akan dilepaskan suatu senyawa karsinogenik yang telah diketahui berhubungan dengan berbagai macam kanker.
Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi bahan kimia ini selama kehamilan meningkatkan risiko yang lebih tinggi terhadap tumor otak pada anak. Nitrat awalnya digunakan untuk mengawetkan daging dan mencegah botulisme.
Tetapi para produsen daging kini menggunakannya untuk memberi warna sedikit kemerahan untuk menarik minat beli pelanggan. Berhati-hatilah dalam berbelanja daging dengan berbelanja di pasar lokal yang mungkin lebih aman.
4. Pestisida
Buah dan sayuran yang dijual secara komersial, umumnya dirawat dengan menggunakan pestisida dan herbisida oleh para petani agar mendapatkan hasil yang banyak dan bagus. Tetapi, bahan kimia ini dapat memiliki efek berbahaya pada janin, terutama selama tahap perkembangan.
Cara terbaik untuk menghindari hal ini adalah makan buah-buahan dan sayuran organik, menggunakan air filter karbon untuk menghilangkan zat aditif dari air minum, dan memilih untuk tidak menggunakan insektisida untuk membersihkan rumah dari serangga.
Berikut 4 macam zat aditif dalam makanan yang berbahaya jika dikonsumsi oleh wanita hamil, seperti dilansir naturalnews, Sabtu (8/9/12) antara lain:
1. Pemanis buatan
Beberapa jenis pemanis buatan baru-baru ini juga ditemukan dalam permen karet, minuman ringan, camilan dan bahkan makanan sehat seperti yoghurt sekalipun. Tubuh tidak dapat mengenali zat yang terkandung dalam pemanis buatan, sehingga ketika proses metabolisme tubuh mengolah zat asing tersebut akan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan.
Efek berbahaya dari pemanis buatan termasuk sakit kepala, pusing, kejang, gangguan penglihatan, dan stroke. Hal ini tentu saja dapat membahayakan kondisi seseorang yang sedang hamil.
Indikator umum bahwa produk makanan tertentu mengandung pemanis buatan adalah dengan memberikan label 'tanpa gula' atau 'diet'. Meskipun terlalu banyak gula buruk bagi kesehatan, tetapi gula jauh lebih baik bila dibandingkan dengan pemanis buatan.
2. Monosodium glutamat (MSG)
MSG adalah penyedap rasa yang umumnya digunakan dalam masakan seperti sup, makanan ringan seperti keripik dan lain sebagainya. Zat aditif ini dikategorikan sebagai eksitoksin, yang menyebabkan sel-sel otak menjadi hiperaktif dalam aktivitasnya untuk berkomunikasi dengan sel-sel lain.
MSG telah terbukti dapat meningkatkan risiko terhadap kanker, penyakit jantung, obesitas, dan gangguan perilaku yang berbahaya jika dikonsumsi oleh orang yang sedang hamil.
Sayangnya, untuk mengenali adanya kandungan MSG dalam makanan kemasan cukup sulit karena disamarkan dalam banyak nama. Cara terbaik untuk menghindari MSG adalah menghindari makanan cepat saji, makanan olahan dan makanan kemasan yang memiliki rasa gurih yang terlalu kuat.
3. Nitrat
Nitrat adalah zat aditif yang seringkali digunakan dalam daging, hot dog, dan sejenisnya. Ketika daging yang mengandung nitrat dimasak, akan dilepaskan suatu senyawa karsinogenik yang telah diketahui berhubungan dengan berbagai macam kanker.
Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi bahan kimia ini selama kehamilan meningkatkan risiko yang lebih tinggi terhadap tumor otak pada anak. Nitrat awalnya digunakan untuk mengawetkan daging dan mencegah botulisme.
Tetapi para produsen daging kini menggunakannya untuk memberi warna sedikit kemerahan untuk menarik minat beli pelanggan. Berhati-hatilah dalam berbelanja daging dengan berbelanja di pasar lokal yang mungkin lebih aman.
4. Pestisida
Buah dan sayuran yang dijual secara komersial, umumnya dirawat dengan menggunakan pestisida dan herbisida oleh para petani agar mendapatkan hasil yang banyak dan bagus. Tetapi, bahan kimia ini dapat memiliki efek berbahaya pada janin, terutama selama tahap perkembangan.
Cara terbaik untuk menghindari hal ini adalah makan buah-buahan dan sayuran organik, menggunakan air filter karbon untuk menghilangkan zat aditif dari air minum, dan memilih untuk tidak menggunakan insektisida untuk membersihkan rumah dari serangga.
Jumat, 07 September 2012
Sayang Uang, Inul Daratista Tak Mau Operasi Plastik
Jakarta - Dengan kesuksesannya saat ini, apa yang tak
bisa dilakukan oleh Inul Daratista? Mau mempermak tubuh menjadi lebih
cantik dan seksi pun bukan hal yang sulit.
Tapi, ternyata Inul bukan tipe perempuan yang mudah mengambil 'jalan pintas'. Operasi plastik, suntik botox tak membuatnya tergoda. Kenapa?
"Aku menjaga badan, olahraga. Semua orang pengen jaga badan, nyalon bukan operasi, peeling, masker, botox belum, sayang duitnya," tuturnya usai mengisi acara musik 'DahSyat' di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (7/9/2012).
Lalu, olahraga apa yang dilakukan Inul untuk menjaga penampilannya?
"Aku olahraga itu Thai Boxing, yoga untuk ilangin lemak yang gelambir. Untuk kelenturan yoga, kekuatan boxing, karena untuk stamina," jelasnya.
Tapi, ternyata Inul bukan tipe perempuan yang mudah mengambil 'jalan pintas'. Operasi plastik, suntik botox tak membuatnya tergoda. Kenapa?
"Aku menjaga badan, olahraga. Semua orang pengen jaga badan, nyalon bukan operasi, peeling, masker, botox belum, sayang duitnya," tuturnya usai mengisi acara musik 'DahSyat' di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (7/9/2012).
Lalu, olahraga apa yang dilakukan Inul untuk menjaga penampilannya?
"Aku olahraga itu Thai Boxing, yoga untuk ilangin lemak yang gelambir. Untuk kelenturan yoga, kekuatan boxing, karena untuk stamina," jelasnya.
Rabu, 05 September 2012
Aura Kasih Pilih Cara Tradisional untuk Tetap Cantik
Jakarta - Dalam banyak hal, cara-cara tradisional tak
pernah ditinggalkan. Salah satunya untuk urusan perawatan kecantikan.
Hal itu juga dilakukan oleh artis Aura Kasih.
Mulai dari pijat, lulur sampai totok muka menjadi 'obat' pilihan Aura agar tetap terlihat cantik. Alhasil, biaya yang dikeluarkan pelantun 'Mari Bercinta' itu pun lebih murah dibanding perawatan modern.
"Alhamdulillah nggak yang harus mahal-mahal, suntik sana-sini, tradisional aja, pijit, lulur, totok muka, aku tradisional banget," tuturnya usai mengisi acara musik 'DahSyat' di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (5/9/2012).
Selain dengan perawatan tradisional, Aura mengaku rajin minum jus agar wajahnya tetap fresh. Selain jus, ia juga tak pernah lupa untuk selalu minum air putih.
"Jus aku bikin sendiri, yang mengandung vitamin C, sisanya minum air putih," jelasnya.
Mulai dari pijat, lulur sampai totok muka menjadi 'obat' pilihan Aura agar tetap terlihat cantik. Alhasil, biaya yang dikeluarkan pelantun 'Mari Bercinta' itu pun lebih murah dibanding perawatan modern.
"Alhamdulillah nggak yang harus mahal-mahal, suntik sana-sini, tradisional aja, pijit, lulur, totok muka, aku tradisional banget," tuturnya usai mengisi acara musik 'DahSyat' di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (5/9/2012).
Selain dengan perawatan tradisional, Aura mengaku rajin minum jus agar wajahnya tetap fresh. Selain jus, ia juga tak pernah lupa untuk selalu minum air putih.
"Jus aku bikin sendiri, yang mengandung vitamin C, sisanya minum air putih," jelasnya.
Selasa, 04 September 2012
Syahrini Habiskan Miliaran Rupiah untuk Perawatan Tubuh?
Jakarta - Sebagai penyanyi, Syahrini harus selalu
terlihat sempurna ketika tampil di atas panggung atau di depan kamera.
Kabarnya, untuk merawat tubuhnya, Syahrini harus merogoh koceknya hingga
miliaran rupiah.
Saat ditemui di Impressions Body Care Center, Pondok Indah Jakarta, Senin (3/9/2012), pelantun lagu 'Sesuatu' itu sempat dimintai komentar soal kabar tersebut. Ia pun langsung membantahnya.
"Tidak. Nanti dikejar-dikejar pajak lagi, hahaha" ujarnya seraya tertawa.
"Perawatan itu tergantung kebutuhan ku. Misalnya ke dokter gizi, biayanya relatif lah," lanjutnya.
Syahrini mengungkapkan perempuan saat ini harus pintar merawat tubuh. Menurutnya, perawatan mahal tak selamanya cocok.
"Pintar mengeluarkan budjet yang harganya sangat terjangkau. Pintar dalam hal merawat tubuh," tandasnya.
Saat ditemui di Impressions Body Care Center, Pondok Indah Jakarta, Senin (3/9/2012), pelantun lagu 'Sesuatu' itu sempat dimintai komentar soal kabar tersebut. Ia pun langsung membantahnya.
"Tidak. Nanti dikejar-dikejar pajak lagi, hahaha" ujarnya seraya tertawa.
"Perawatan itu tergantung kebutuhan ku. Misalnya ke dokter gizi, biayanya relatif lah," lanjutnya.
Syahrini mengungkapkan perempuan saat ini harus pintar merawat tubuh. Menurutnya, perawatan mahal tak selamanya cocok.
"Pintar mengeluarkan budjet yang harganya sangat terjangkau. Pintar dalam hal merawat tubuh," tandasnya.
Jumat, 24 Agustus 2012
Ini Dia Rahasia Syahrini Agar Tetap Tampil Fresh
Jakarta - Penyanyi Syahrini selalu terlihat fresh saat
tampil di depan kamera atau pun ketika dirinya menghadiri sebuah acara.
Apa sih rahasianya?
"Saya selalu berpikir positif dan pola hidup sehat. Menjaga mood juga penting untuk penampilan," ujarnya saat ditemui di acara ulang tahun C&R yang digelar di Meruya, Jakarta Barat, pada Jumat (24/8/2012).
Selain mengatur pola makan, pelantun lagu 'Sesuatu' itu juga rajin mengkonsumsi vitamin untuk menjaga kesehatannya.
"Pasti konsumsi vitamin dan suplemen setiap hari. Kalau nggak dibantu itu, aktivitas dan mobilitas saya bisa terganggu," jelasnya.
Sebagai penyanyi, Syahrini memang sangat menjaga kesehatannya. Gadis asal Bogor, Jawa Barat itu pun tak ingin terlihat kecapekan saat tampil di atas panggung.
"Saya rasa sebagai entertainer harus selalu menjaga penampilan karena selalu di atas panggung. Nggak boleh terlihat capek dan lelah," ucapnya.
Syahrini mengaku berat badannya naik sejak bulan Ramadan. Oleh karena itu, kekasih Bubu itu berniat untuk rutin berolahraga lagi.
"Ya lagi coba olahraga lagi, balik lagi mau pilates," tandasnya.
"Saya selalu berpikir positif dan pola hidup sehat. Menjaga mood juga penting untuk penampilan," ujarnya saat ditemui di acara ulang tahun C&R yang digelar di Meruya, Jakarta Barat, pada Jumat (24/8/2012).
Selain mengatur pola makan, pelantun lagu 'Sesuatu' itu juga rajin mengkonsumsi vitamin untuk menjaga kesehatannya.
"Pasti konsumsi vitamin dan suplemen setiap hari. Kalau nggak dibantu itu, aktivitas dan mobilitas saya bisa terganggu," jelasnya.
Sebagai penyanyi, Syahrini memang sangat menjaga kesehatannya. Gadis asal Bogor, Jawa Barat itu pun tak ingin terlihat kecapekan saat tampil di atas panggung.
"Saya rasa sebagai entertainer harus selalu menjaga penampilan karena selalu di atas panggung. Nggak boleh terlihat capek dan lelah," ucapnya.
Syahrini mengaku berat badannya naik sejak bulan Ramadan. Oleh karena itu, kekasih Bubu itu berniat untuk rutin berolahraga lagi.
"Ya lagi coba olahraga lagi, balik lagi mau pilates," tandasnya.
Kamis, 23 Agustus 2012
Pekerja Wanita yang Sedang Hamil Wajib Perhatikan Ini
Jakarta, Hamil adalah saat paling berharga dalam
kehidupan seorang wanita. Ada banyak perubahan di tubuh wanita selama
masa kehamilan. Lalu bagaimana dengan wanita karir yang tetap harus
bekerja? Ada beberapa tips agar ibu hamil bekerja tetap sehat.
Wanita hamil yang tetap bekerja harus sangat berhati-hati karena banyak faktor yang dapat membahayakan janinnya. Berikut beberapa tips yang perlu diingat wanita hamil yang bekerja, seperti dilansir boldsky, Jumat (24/8/2012):
1. Hindari tangga
Saat sedang hamil, sebaiknya hindari menaiki tangga dan pilihlah lift. Tangga dapat membuat Anda mudah lelah dan juga dapat menjadi alasan untuk kecelakaan karena lantai kantor yang basah atau licin. Selain itu, ibu hamil sebaiknya menghindari tangga karena menempatkan tekanan pada plasenta.
Jika dokter Anda telah menyarankan untuk menghindari tangga, pastikan Anda mengikuti hal itu. Jika kebetulan Anda sedang naik tangga, hindari membawa barang-barang berat. Berpegangan dan memanjat secara perlahan. Kenakan sandal datar agar tidak terpleset dan juga nyaman.
2. Bawa camilan sehat
Ibu hamil memerlukan makanan dengan gizi seimbang, yang harus dimakan dalam interval pendek. Untuk itu, sebaiklah bawalan makanan ringan yang sehat ke kantor, seperti buah-buahan, sehingga membuat Anda dan janin tumbuh dengan sehat.
3. Jauhi asap rokok dan kafein
Asupan kafein bisa berbahaya bagi janin. Menurut banyak penelitian, konsumsi kafein dapat menyebabkan keguguran terutama pada trimester pertama. Kafein merupakan zat adiktif yang memiliki stimulan yang dapat berbahaya untuk tumbuh kembang janin.
Demikian pula dengan rokok yang mengandung nikotin, yang dapat membahayakan pertumbuhan dan perkembangan janin. Ketika Anda merokok atau menghisap asap rokok, bayi akan kekurangan oksigen dan ini akan mempengaruhi pertumbuhannya. Selain itu, merokok dikaitkan dengan kelahiran prematur, keguguran dan cacat lahir.
4. Fokus pada posisi duduk
Duduklah lurus di kursi. Anda juga dapat menambahkan bantal untuk meredakan sakit punggung. Jika Anda merasa tidak nyaman dan mual, ambil napas dalam-dalam dan makanlah sesuatu.
5. Istirahat adalah keharusan
Duduk di satu tempat untuk durasi yang lama dapat memperlambat sirkulasi darah dalam tubuh. Pastikan Anda melakukan istirahat kecil. Berjalan santai dan banyak minum air dapat mengontrol perasaan menjengkelkan dan penyakit lainnya.
Wanita hamil yang tetap bekerja harus sangat berhati-hati karena banyak faktor yang dapat membahayakan janinnya. Berikut beberapa tips yang perlu diingat wanita hamil yang bekerja, seperti dilansir boldsky, Jumat (24/8/2012):
1. Hindari tangga
Saat sedang hamil, sebaiknya hindari menaiki tangga dan pilihlah lift. Tangga dapat membuat Anda mudah lelah dan juga dapat menjadi alasan untuk kecelakaan karena lantai kantor yang basah atau licin. Selain itu, ibu hamil sebaiknya menghindari tangga karena menempatkan tekanan pada plasenta.
Jika dokter Anda telah menyarankan untuk menghindari tangga, pastikan Anda mengikuti hal itu. Jika kebetulan Anda sedang naik tangga, hindari membawa barang-barang berat. Berpegangan dan memanjat secara perlahan. Kenakan sandal datar agar tidak terpleset dan juga nyaman.
2. Bawa camilan sehat
Ibu hamil memerlukan makanan dengan gizi seimbang, yang harus dimakan dalam interval pendek. Untuk itu, sebaiklah bawalan makanan ringan yang sehat ke kantor, seperti buah-buahan, sehingga membuat Anda dan janin tumbuh dengan sehat.
3. Jauhi asap rokok dan kafein
Asupan kafein bisa berbahaya bagi janin. Menurut banyak penelitian, konsumsi kafein dapat menyebabkan keguguran terutama pada trimester pertama. Kafein merupakan zat adiktif yang memiliki stimulan yang dapat berbahaya untuk tumbuh kembang janin.
Demikian pula dengan rokok yang mengandung nikotin, yang dapat membahayakan pertumbuhan dan perkembangan janin. Ketika Anda merokok atau menghisap asap rokok, bayi akan kekurangan oksigen dan ini akan mempengaruhi pertumbuhannya. Selain itu, merokok dikaitkan dengan kelahiran prematur, keguguran dan cacat lahir.
4. Fokus pada posisi duduk
Duduklah lurus di kursi. Anda juga dapat menambahkan bantal untuk meredakan sakit punggung. Jika Anda merasa tidak nyaman dan mual, ambil napas dalam-dalam dan makanlah sesuatu.
5. Istirahat adalah keharusan
Duduk di satu tempat untuk durasi yang lama dapat memperlambat sirkulasi darah dalam tubuh. Pastikan Anda melakukan istirahat kecil. Berjalan santai dan banyak minum air dapat mengontrol perasaan menjengkelkan dan penyakit lainnya.
Rabu, 22 Agustus 2012
Merkel dan Hillary, Perempuan Terkuat di Dunia
Jakarta
Siapa perempuan paling kuat di dunia? Menurut majalah Forbes, Kanselir
Jerman Angela Merkel dan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton ada di
urutan puncak. Setelah itu Presiden Brazil Dilma Rousseff.
Forbes melansir daftar 100 Wanita Kuat 2012 dalam beragam bidang seperti politik, bisnis, media, hiburan dan non-profit. Peringkat mereka ditentukan dengan menghitung kekayaan, kemunculan di media dan dampak secara keseluruhan.
Daftar 100 Wanita Kuat itu juga meliputi 25 CEO yang mengelola revenue hingga US$ 984 miliar. 100 Perempuan itu berasal dari 28 negara, dengan usia rata-rata 55.
Enam belas wanita masuk daftar untuk pertama kalinya, termasuk penyanyi Jennifer Lopez, mantan kandidat presiden AS dari Partai Republik Michele Bachmann, Meg Whitman dari HP dan Marissa Mayer dari Yahoo.
Lady Gaga, penyanyi pop, masuk di urutan 14 dan berusia 26 tahun yang berarti wanita termuda di daftar tersebut. Sedangkan wanita kuat tertua adalah Ratu Elizabeth II dari Inggris berusia 86, berada di peringkat 26.
Sementara Ibu Negara AS Michelle Obama ada di nomor tujuh, Presiden India Sonia Gandhi di urutan enam. Editor eksekutif wanita pertama dari The New York Times, Jill Abramson, duduk di nomor lima, sedangkan filantropis berpengaruh Melinda Gates berada di peringkat keempat.
Bagi Merkel, posisi teratas ini merupakan kali keduanya yang didapatnya berturut-turut dan mencerminkan perannya dalam mencoba menyelesaikan krisis keuangan Uni Eropa. "Dia adalah 'Iron Lady' dari Uni Eropa dan pemain utama dalam drama ekonomi zona Euro yang terus mengancam pasar global," tulis Forbes sebagaimana diberitakan AFP, Kamis (23/8/2012).
Tokoh politik utama AS yang masuk daftar adalah Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano yang duduk di urutan 9. Dia juga kepala perempuan pertama departemen itu.
Forbes melansir daftar 100 Wanita Kuat 2012 dalam beragam bidang seperti politik, bisnis, media, hiburan dan non-profit. Peringkat mereka ditentukan dengan menghitung kekayaan, kemunculan di media dan dampak secara keseluruhan.
Daftar 100 Wanita Kuat itu juga meliputi 25 CEO yang mengelola revenue hingga US$ 984 miliar. 100 Perempuan itu berasal dari 28 negara, dengan usia rata-rata 55.
Enam belas wanita masuk daftar untuk pertama kalinya, termasuk penyanyi Jennifer Lopez, mantan kandidat presiden AS dari Partai Republik Michele Bachmann, Meg Whitman dari HP dan Marissa Mayer dari Yahoo.
Lady Gaga, penyanyi pop, masuk di urutan 14 dan berusia 26 tahun yang berarti wanita termuda di daftar tersebut. Sedangkan wanita kuat tertua adalah Ratu Elizabeth II dari Inggris berusia 86, berada di peringkat 26.
Sementara Ibu Negara AS Michelle Obama ada di nomor tujuh, Presiden India Sonia Gandhi di urutan enam. Editor eksekutif wanita pertama dari The New York Times, Jill Abramson, duduk di nomor lima, sedangkan filantropis berpengaruh Melinda Gates berada di peringkat keempat.
Bagi Merkel, posisi teratas ini merupakan kali keduanya yang didapatnya berturut-turut dan mencerminkan perannya dalam mencoba menyelesaikan krisis keuangan Uni Eropa. "Dia adalah 'Iron Lady' dari Uni Eropa dan pemain utama dalam drama ekonomi zona Euro yang terus mengancam pasar global," tulis Forbes sebagaimana diberitakan AFP, Kamis (23/8/2012).
Tokoh politik utama AS yang masuk daftar adalah Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano yang duduk di urutan 9. Dia juga kepala perempuan pertama departemen itu.
Selasa, 21 Agustus 2012
Kapolres Kediri Minta Maaf kepada Korban Salah Tangkap, Siap Tanggung Jawab
Kediri -
Kapolres Kediri AKBP Kasero Manggolo meminta maaf kepada Mintoro dan
keluarganya akibat insiden salah tangkap dan kekerasan yang terjadi
pada Minggu (19/8/2012).
Rombongan perwira Polres Kediri datang ke keluarga Mintoro pada Selasa (21/8/2012) Pukul 22.00 wib. Kedatangan kapolres nampaknya dirahasiakan oleh Mintoro.
Sebab ketika detiksurabaya.com mengkonfirmasi, Mintoro mengaku yang bertamu adalah kerabatnya dari Surabaya.
Namun detiksurabaya.com sempat mendapatkan info bila rombongan tamu tersebut disertai camat dan kepala desa. Bahkan sebuah map berlogo Polri tertinggal di rumah Mintoro.
"Kami telah datang ke keluarga korban dan menyampaikan maaf atas kejadian tersebut," kata AKBP Kasero Manggolo kepada detiksurabaya.com di mapolres, Rabu (22/8/2012).
Kasero Manggolo juga menyampaikan bahwa kepolisian akan bertanggung jawab sesuai tuntutan warga yang telah ditandatangani Kepala Desa Selosari Suparli dan Camat Kandat.
Isi kesepakatan itu adalah mengganti kerusakan rumah akibat penggerebekan, menanggung biaya pengobatan dan melakukan proses hukum terhadap anggota kepolisian yang terlibat penggerebekan salah tangkap yang disertai kekerasan.
"Terkait biaya pengobatan yang dibayar oleh korban ke rumah sakit, Pak Mintoro pulang lebih dulu sebelum waktunya. Kami inginnya semua beres hingga sembuh total, tapi Pak Mintoro pulang lebih dulu sebelum sembuh total tanpa sepengetahuan kami," terang Kasero Manggolo.
"Kita bertanggung jawab penuh atas kejadian ini," tegas Kasero.
Korban Temui Kapolres
Sementara Pukul 10.46 Wib, korban salah tangkap yang giginya rompal dihajar polisi berpakaian preman karena diduga pelaku tindak pidana narkoba itu mendatangi Mapolres Kediri di Jalan PB Sudirman didampingi sejumlah orang dengan menumpang mobil.
Begitu tiba, Mintoro langsung diajak masuk ke ruang kapolres dan melangsungkan pertemuan secara tertutup. Belum jelas maksut kedatangan Mintoro menemui kapolres tersebut.
Rombongan perwira Polres Kediri datang ke keluarga Mintoro pada Selasa (21/8/2012) Pukul 22.00 wib. Kedatangan kapolres nampaknya dirahasiakan oleh Mintoro.
Sebab ketika detiksurabaya.com mengkonfirmasi, Mintoro mengaku yang bertamu adalah kerabatnya dari Surabaya.
Namun detiksurabaya.com sempat mendapatkan info bila rombongan tamu tersebut disertai camat dan kepala desa. Bahkan sebuah map berlogo Polri tertinggal di rumah Mintoro.
"Kami telah datang ke keluarga korban dan menyampaikan maaf atas kejadian tersebut," kata AKBP Kasero Manggolo kepada detiksurabaya.com di mapolres, Rabu (22/8/2012).
Kasero Manggolo juga menyampaikan bahwa kepolisian akan bertanggung jawab sesuai tuntutan warga yang telah ditandatangani Kepala Desa Selosari Suparli dan Camat Kandat.
Isi kesepakatan itu adalah mengganti kerusakan rumah akibat penggerebekan, menanggung biaya pengobatan dan melakukan proses hukum terhadap anggota kepolisian yang terlibat penggerebekan salah tangkap yang disertai kekerasan.
"Terkait biaya pengobatan yang dibayar oleh korban ke rumah sakit, Pak Mintoro pulang lebih dulu sebelum waktunya. Kami inginnya semua beres hingga sembuh total, tapi Pak Mintoro pulang lebih dulu sebelum sembuh total tanpa sepengetahuan kami," terang Kasero Manggolo.
"Kita bertanggung jawab penuh atas kejadian ini," tegas Kasero.
Korban Temui Kapolres
Sementara Pukul 10.46 Wib, korban salah tangkap yang giginya rompal dihajar polisi berpakaian preman karena diduga pelaku tindak pidana narkoba itu mendatangi Mapolres Kediri di Jalan PB Sudirman didampingi sejumlah orang dengan menumpang mobil.
Begitu tiba, Mintoro langsung diajak masuk ke ruang kapolres dan melangsungkan pertemuan secara tertutup. Belum jelas maksut kedatangan Mintoro menemui kapolres tersebut.
Minggu, 19 Agustus 2012
Sambut Lebaran, Tya Ariestya Rancang Seragam
Jakarta - Untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri,
biasanya ada kegiatan spesial dalam setiap keluarga yang merayakannya.
Begitu pula yang dilakukan oleh keluarga besar Tya Ariestya.
Dikatakannya, ia telah mempersiapkan baju seragam yang dikenakan saat hari kemenangan tiba.
"Kita sudah buat baju seragam untuk tahun ini. Ini baru pertama ada di keluarga aku sebelumnya nggak pernah," katanya kepada detikHOT.
Baju seragam yang dirancang oleh Tya adalah baju adat Batak dan nasional. Warna yang diberikan dalam busananya itu adalah warna biru berpadu dengan gold.
"Satu lagi itu ijo dengan pink," paparnya.
Untuk tahun ini, gadis yang memiliki nama lengkap Ariestya Noormita Azhar tersebut memilih berlebaran di Jakarta.
Dikatakannya, ia telah mempersiapkan baju seragam yang dikenakan saat hari kemenangan tiba.
"Kita sudah buat baju seragam untuk tahun ini. Ini baru pertama ada di keluarga aku sebelumnya nggak pernah," katanya kepada detikHOT.
Baju seragam yang dirancang oleh Tya adalah baju adat Batak dan nasional. Warna yang diberikan dalam busananya itu adalah warna biru berpadu dengan gold.
"Satu lagi itu ijo dengan pink," paparnya.
Untuk tahun ini, gadis yang memiliki nama lengkap Ariestya Noormita Azhar tersebut memilih berlebaran di Jakarta.
Sabtu, 18 Agustus 2012
Widyawati Punya Tips Agar Rumah Tangga Awet
Jakarta - Widyawati dan almarhum Sophan Sophiaan memang
dikenal sebagai pasangan yang awet. Cinta mereka juga tak habis di
makan umur. Ama rahasianya?
Widyawati mengaku hanya ingin sharing soal menjalani kehidupan rumah tangga. Ia pun tak ingin bermaksud untuk menggurui siapapun.
"Awalnya ketika kami menikah, ego saya tinggi luar biasa. Saya merasa nih gue Widyawati, saya nggak pernah mau mengalah," ujarnya.
"Tapi akhirnya, bung Sophan itu yang mengingatkan bahwa jadi manusia jangan ego. Akhirnya saya juga merasakan untuk apa, ini kan namanya dua kepala jadi satu, pastinya akan ada masalah-masalah, tapi kita harus bisa menyesuaikan dengan cara kita. Jangan mencari kekurangan pasangan tapi lihat selalu kelebihannya," lanjut bintang kelahiran 12 Juli 1950 itu.
Selain itu, ia juga menilai komunikasi adalah hal terpenting dalam setiap rumah tangga. Bahkan, ia mengaku dirinya tak pernah menuntut kepada sang suami dalam hal apapun.
"Kita harus menerima apa adanya karena suami dan istri itu anugerah. Rawatlah, cinta harus tetap dirawat. Jadi tak ada kata, aduh sudah tua jadi males peluk-pelukan. Saya kita nggak seperti itu, justru kemesraan itu harus kita jaga sampai kapanpun," imbuhnya.
Widyawati mengaku hanya ingin sharing soal menjalani kehidupan rumah tangga. Ia pun tak ingin bermaksud untuk menggurui siapapun.
"Awalnya ketika kami menikah, ego saya tinggi luar biasa. Saya merasa nih gue Widyawati, saya nggak pernah mau mengalah," ujarnya.
"Tapi akhirnya, bung Sophan itu yang mengingatkan bahwa jadi manusia jangan ego. Akhirnya saya juga merasakan untuk apa, ini kan namanya dua kepala jadi satu, pastinya akan ada masalah-masalah, tapi kita harus bisa menyesuaikan dengan cara kita. Jangan mencari kekurangan pasangan tapi lihat selalu kelebihannya," lanjut bintang kelahiran 12 Juli 1950 itu.
Selain itu, ia juga menilai komunikasi adalah hal terpenting dalam setiap rumah tangga. Bahkan, ia mengaku dirinya tak pernah menuntut kepada sang suami dalam hal apapun.
"Kita harus menerima apa adanya karena suami dan istri itu anugerah. Rawatlah, cinta harus tetap dirawat. Jadi tak ada kata, aduh sudah tua jadi males peluk-pelukan. Saya kita nggak seperti itu, justru kemesraan itu harus kita jaga sampai kapanpun," imbuhnya.
Kamis, 16 Agustus 2012
Rachel Maryam, Antara Kesibukannya Sebagai Ibu, Istri & Anggota DPR
Jakarta - Sudah tiga tahun ini, Rachel Maryam sibuk
menjalani aktivitasnya sebagai anggota DPR. Meski pekerjaannya itu
sangat menyita waktu, Rachel berusaha membagi waktunya agar tetap bisa
menjadi ibu dan istri yang baik.
Langkahnya menjadi anggota legislatif bukan berarti tanpa hambatan. Seperti yang juga dialami oleh artis lainnya yang terjun ke politik praktis, Rachel pun sempat dihadapkan dengan ucapan miring bernada keraguan. Apakah dirinya bisa memenuhi tugas-tugas dan kewajiban termasuk menjadi wakil suara rakyat di parlemen.
Sembari membenarkan posisi duduknya saat melakukan wawancara bersama detikHOT, Rachel mengungkapkan bahwa hal-hal tersebut adalah tantangan yang harus bisa ia atasi. Selain berpegang pada keyakinan diri bahwa dirinya mampu, ia menganggap bahwa keputusannya terjun ke politik adalah ilmu baru yang bisa ia gali untuk memperkaya diri.
"Saya selalu senang masih diberi kesempatan-kesempatan," ujarnya.
Ketimbang menganggapnya sebagai beban, ia memang lebih memilih untuk menjalankannya sesuai kemampuannya. Seiring itu, ia beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ia alami, salah satunya dengan perubahan terhadap penampilan dirinya yang kini mengenakan jilbab.
Rachel mengakui, keputusannya untuk berkerudung diambil dengan melalui banyak pertimbangan. Curhat bahwa dirinya sempat galau untuk merubah total penampilannya, ibu dari anak lelaki bernama Muhammad Kale Mata Angin ini akhirnya mantap menutup rapat penampilannya sejak Oktober tahun lalu sepulang dirinya umrah di tanah suci.
Bersama dengan momen itu pula, dirinya juga kembali dianugerahi pasangan hidup pasca bercerai dengan Muhammad Akbar Pradana atau Ebes pada 2010 lalu.
Agak tersipu-sipu, Rachel mengungkapkan sosok pendamping hidupnya kini yaitu Edo, jugalah yang membuatnya tak ragu berkerudung. Ia akui kini dirinya memang telah merasa lengkap. Selain menjadi ibu, kini ia juga telah menemukan sosok imam dalam rumah tangganya.
"Semua blessing yang aku rasain sekarang. Jadi ibu, istri, sekaligus masih bisa menjalani karir sesuai yang aku mau," ungkapnya seraya tersenyum.
Langkahnya menjadi anggota legislatif bukan berarti tanpa hambatan. Seperti yang juga dialami oleh artis lainnya yang terjun ke politik praktis, Rachel pun sempat dihadapkan dengan ucapan miring bernada keraguan. Apakah dirinya bisa memenuhi tugas-tugas dan kewajiban termasuk menjadi wakil suara rakyat di parlemen.
Sembari membenarkan posisi duduknya saat melakukan wawancara bersama detikHOT, Rachel mengungkapkan bahwa hal-hal tersebut adalah tantangan yang harus bisa ia atasi. Selain berpegang pada keyakinan diri bahwa dirinya mampu, ia menganggap bahwa keputusannya terjun ke politik adalah ilmu baru yang bisa ia gali untuk memperkaya diri.
"Saya selalu senang masih diberi kesempatan-kesempatan," ujarnya.
Ketimbang menganggapnya sebagai beban, ia memang lebih memilih untuk menjalankannya sesuai kemampuannya. Seiring itu, ia beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ia alami, salah satunya dengan perubahan terhadap penampilan dirinya yang kini mengenakan jilbab.
Rachel mengakui, keputusannya untuk berkerudung diambil dengan melalui banyak pertimbangan. Curhat bahwa dirinya sempat galau untuk merubah total penampilannya, ibu dari anak lelaki bernama Muhammad Kale Mata Angin ini akhirnya mantap menutup rapat penampilannya sejak Oktober tahun lalu sepulang dirinya umrah di tanah suci.
Bersama dengan momen itu pula, dirinya juga kembali dianugerahi pasangan hidup pasca bercerai dengan Muhammad Akbar Pradana atau Ebes pada 2010 lalu.
Agak tersipu-sipu, Rachel mengungkapkan sosok pendamping hidupnya kini yaitu Edo, jugalah yang membuatnya tak ragu berkerudung. Ia akui kini dirinya memang telah merasa lengkap. Selain menjadi ibu, kini ia juga telah menemukan sosok imam dalam rumah tangganya.
"Semua blessing yang aku rasain sekarang. Jadi ibu, istri, sekaligus masih bisa menjalani karir sesuai yang aku mau," ungkapnya seraya tersenyum.
Rabu, 15 Agustus 2012
Tingkat Keimutan Bayi Ditentukan oleh Kadar Hormon
Jakarta, Bayi adalah masa di mana seseorang menjadi
makhluk paling imut dan menggemaskan. Tapi adakalanya setiap orang
berbeda dalam melihat tingkat keimutan seorang bayi. Penyebabnya
ternyata bukan masalah selera atau sentimen, melainkan karena perbedaan
kadar hormon.
Sebuah percobaan dilakukan untuk mengetahui kepekaan seseorang terhadap tingkat keimutan bayi. Hasilnya menemukan bahwa wanita menjelang menopause memiliki sensitifitas yang paling tinggi terhadap keimutan bayi dibanding wanita pada usia lainnya.
Para peneliti di University of St Andrews di Skotlandia menguji seberapa baikkah orang-orang dalam menentukan keimutan bayi. Peserta pnelitian diberikan 4 set wajah bayi yang hampir sama dan telah diotak-atik oleh software komputer. Wajah bayi sedikit dimodifikasi untuk mengetahui ciri khas mana yang lebih imut dan mana yang kurang imut. Para peserta kemudian diminta memilih manakah di antara keempat foto tersebut yang lebih imut.
Hasilnya menemukan bahwa wanita usia 19 - 26 tahun dan 45 - 51 tahun lebih sensitif terhadap bayi yang imut dibanding para pria. Wanita berusia 53 - 60 tahun tidak terlalu terkesan dengan keimutan bayi, sama halnya pada pria.
Karena menyadari bahwa usia rata-rata menopause wanita di Inggris adalah 51 tahun, para peneliti menguji apakah menopause lah yang menyebabkan para wanita tua kehilangan sensitifitasnya terhadap keimutan bayi.
Ternyata memang benar. Wanita premenopause lebih peka terhadap keimutan bayi dibanding wanita yang telah mencapai menopause. Wanita peminum pil KB yang dapat meningkatkan kadar hormon reproduksi juga ternyata lebih peka terhadap bayi yang imut dibanding wanita yang tidak minum.
Para peneliti kemudian menemukan bahwa makin banyak kadar estrogen dan progesteron yang dimiliki seorang, makin baik pula kemampuannya dalam mendeteksi perbedaan halus yang menentukan keimutan bayi. Oleh karena itu, wanita pada usia subur lebih sensitif terhadap keimutan bayi.
"Kami menggunakan manipulasi gambar komputer untuk mengembangkan tes persepsi perubahan halus pada wajah bayi. Kami menemukan bahwa wanita muda dan wanita menjelang menopause lebih sensitif terhadap perbedaan keimutan bayi dibandingkan pria. Tingkat sensitifitas terhadap keimutan naik turun sesuai kadar hormon reproduksi wanita," kata peneliti seperti dilansir Discover Magazine, Kamis (16/8/2012).
Penelitian sebelumnya menemukan keimutan bayi berfungsi membuat orang dewasa lebih peduli dan sayang kepada bayi yang membutuhkan perawatan. Namun para peneliti masih belum tahu mengapa wanita pada usia subur dan menjelang menopause lebih peka terhadap keimutan bayi. Penelitian ini tidak menyimpulkan bahwa wanita yang peka terhadap keimutan bayi lebih enggan mengasuh bayi yang kurang imut.
Sebuah percobaan dilakukan untuk mengetahui kepekaan seseorang terhadap tingkat keimutan bayi. Hasilnya menemukan bahwa wanita menjelang menopause memiliki sensitifitas yang paling tinggi terhadap keimutan bayi dibanding wanita pada usia lainnya.
Para peneliti di University of St Andrews di Skotlandia menguji seberapa baikkah orang-orang dalam menentukan keimutan bayi. Peserta pnelitian diberikan 4 set wajah bayi yang hampir sama dan telah diotak-atik oleh software komputer. Wajah bayi sedikit dimodifikasi untuk mengetahui ciri khas mana yang lebih imut dan mana yang kurang imut. Para peserta kemudian diminta memilih manakah di antara keempat foto tersebut yang lebih imut.
Hasilnya menemukan bahwa wanita usia 19 - 26 tahun dan 45 - 51 tahun lebih sensitif terhadap bayi yang imut dibanding para pria. Wanita berusia 53 - 60 tahun tidak terlalu terkesan dengan keimutan bayi, sama halnya pada pria.
Karena menyadari bahwa usia rata-rata menopause wanita di Inggris adalah 51 tahun, para peneliti menguji apakah menopause lah yang menyebabkan para wanita tua kehilangan sensitifitasnya terhadap keimutan bayi.
Ternyata memang benar. Wanita premenopause lebih peka terhadap keimutan bayi dibanding wanita yang telah mencapai menopause. Wanita peminum pil KB yang dapat meningkatkan kadar hormon reproduksi juga ternyata lebih peka terhadap bayi yang imut dibanding wanita yang tidak minum.
Para peneliti kemudian menemukan bahwa makin banyak kadar estrogen dan progesteron yang dimiliki seorang, makin baik pula kemampuannya dalam mendeteksi perbedaan halus yang menentukan keimutan bayi. Oleh karena itu, wanita pada usia subur lebih sensitif terhadap keimutan bayi.
"Kami menggunakan manipulasi gambar komputer untuk mengembangkan tes persepsi perubahan halus pada wajah bayi. Kami menemukan bahwa wanita muda dan wanita menjelang menopause lebih sensitif terhadap perbedaan keimutan bayi dibandingkan pria. Tingkat sensitifitas terhadap keimutan naik turun sesuai kadar hormon reproduksi wanita," kata peneliti seperti dilansir Discover Magazine, Kamis (16/8/2012).
Penelitian sebelumnya menemukan keimutan bayi berfungsi membuat orang dewasa lebih peduli dan sayang kepada bayi yang membutuhkan perawatan. Namun para peneliti masih belum tahu mengapa wanita pada usia subur dan menjelang menopause lebih peka terhadap keimutan bayi. Penelitian ini tidak menyimpulkan bahwa wanita yang peka terhadap keimutan bayi lebih enggan mengasuh bayi yang kurang imut.
Selasa, 14 Agustus 2012
Puput Melati Melahirkan Dengan Operasi Caesar
Berita Wanita, dengan operasi caesar. Istri Ustad Guntur itu, Savia Putri Melati
Al-Qurthubi melahirkan seorang bayi perempuan dengan selamat. Operasi
kelahiran melalui operasi caesar pada Jumat (1/6) jam sebelas malam.
Kelahiran bayi perempuan tersebut tidak sesuai perhitungan kehamilan yang diprediksi akan lahir pada tanggal 7 Juni mendatang. Dan selama masa persalinan Ustad Guntur selalu berada disamping Puput Melati. Selamat atas kelahiran bayi perempuannya
“Alhamdulillah bayinya sudah lahir pas jam 23.11 WIB. Kalau dalam kalender Islam 1 Juni ini bertepatan dengan 11 Rajab. Mudah-mudahan Allah suka dengan yang ganjil-ganjil,” ujar Ustad Guntur di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (2/6/2012) dini hari.
Proses kelahiran Puput memang lebih awal dari yang direncanakan
semula yaitu sekitar tanggal 7 Juni 2012. Namun karena ada kontraksi
lebih awal, maka diputuskan untuk segera melakukan operasi caesar.
“Kata dokter mestinya tanggal 7, makanya tadi masih sempat ngisi acara. Pas periksa tadi malah kontraksi, bayinya sudah tidak sabar,” candanya.
“Prosesnya lancar, memang rencananya tanggal 7 besok, tapi akhirnya kita majukan karena tadi siang sudah ada kontraksi. Kondisi ibunya bagus, sehat bekas operasi yang pertama juga bagus. Jadi alhamdulillah operasinya lancar,” lanjut Ustad Guntur.
Senin, 13 Agustus 2012
Aih.. Cantiknya 10 Eksekutif Wanita di Dalam Negeri Ini
Jakarta - Wanita hanya cocok untuk jadi ibu rumah
tangga? Mungkin tidak juga, apalagi di jaman sekarang ini. Siapa bilang
jadi wanita tak bisa sukses mengurus rumah tangga sekaligus menjadi
pebisnis maupun eksekutif?
Wanita bisa menjadi seorang pemimpin maupun eksekutif yang hebat. Kalimat ini bukanlah hanya sekedar isapan jempol belaka. Pasalnya, hal tersebut telah dibuktikan oleh wanita-wanita cantik yang sukses menjadi para pemimpin perusahaan maupun eksekutif ini.
Yuk, mengintip cantiknya 10 eksekutif 'kantoran' di berbagai bidang pekerjaan yang berhasil dirangkum detikFinance, Selasa (14/8/2012).
Putri Kuswisnu Wardani kini menjabat sebagai Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk (MRAT). Putri berhasil meraih predikat Master of Business Administration from National University, Inglewood, California, AS.
Ia bergabung bersama MRAT pada 1986 sebagai Head of Promotion and Advertising Departement. Putri sangat fokus untuk mendukung produk dalam negeri. Ia mengatakan produk dalam negeri dan ritel nasional harus selalu mengembangkan diri, meningkatkan kinerja dan kerjasama yang lebih intens untuk meningkatkan kepuasan konsumen.
Wanita bisa menjadi seorang pemimpin maupun eksekutif yang hebat. Kalimat ini bukanlah hanya sekedar isapan jempol belaka. Pasalnya, hal tersebut telah dibuktikan oleh wanita-wanita cantik yang sukses menjadi para pemimpin perusahaan maupun eksekutif ini.
Yuk, mengintip cantiknya 10 eksekutif 'kantoran' di berbagai bidang pekerjaan yang berhasil dirangkum detikFinance, Selasa (14/8/2012).
Putri Kuswisnu Wardani kini menjabat sebagai Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk (MRAT). Putri berhasil meraih predikat Master of Business Administration from National University, Inglewood, California, AS.
Ia bergabung bersama MRAT pada 1986 sebagai Head of Promotion and Advertising Departement. Putri sangat fokus untuk mendukung produk dalam negeri. Ia mengatakan produk dalam negeri dan ritel nasional harus selalu mengembangkan diri, meningkatkan kinerja dan kerjasama yang lebih intens untuk meningkatkan kepuasan konsumen.
Kamis, 09 Agustus 2012
Dilarang Yulia Bertemu Anak, Demian Dinilai Tak Minta Baik-baik
Jakarta - Demian selama ini mengaku dilarang oleh Yulia Rachman untuk menemui anaknya, Arka. Namun, hal tersebut dibantah pihak Yulia.
Kuasa hukum Yulia, Milano sekaligus juga membantah bahwa Demian dilarang pihak sekolah untuk bertemu Arka.
"Jadi begini, ceritanya Demian datang ke sekolahnya Arka, itu memang benar dan Demian di situ membawa tiga orang kuasa hukum dan juga infotainment. Itu kan sekolah internasional, mana boleh sembarangan masuk," tutur Milano saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2012).
"Akhirnya Demian bertemu dengan kepala sekolah dan Demian diminta untuk bertemu dulu dengan Yulia Rachman yang kebetulan juga tengah ada di sekolah saat itu," sambungnya.
Namun, permintaan kepala sekolah itu tak digubris Demian. Ia pun memilih untuk pergi bahkan seakan menghindar untuk bertemu Yulia Rachman dan memilih jalan samping.
"Demian malah keluar dari pintu samping supaya tak bertemu dengan Yulia. Jadi tak ada itu melarang untuk bertemu anaknya. Yang benar seharusnya Demian berbicara baik-baik dan meminta izin dulu kepada Yulia untuk bertemu," tandas Milano.
Kuasa hukum Yulia, Milano sekaligus juga membantah bahwa Demian dilarang pihak sekolah untuk bertemu Arka.
"Jadi begini, ceritanya Demian datang ke sekolahnya Arka, itu memang benar dan Demian di situ membawa tiga orang kuasa hukum dan juga infotainment. Itu kan sekolah internasional, mana boleh sembarangan masuk," tutur Milano saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2012).
"Akhirnya Demian bertemu dengan kepala sekolah dan Demian diminta untuk bertemu dulu dengan Yulia Rachman yang kebetulan juga tengah ada di sekolah saat itu," sambungnya.
Namun, permintaan kepala sekolah itu tak digubris Demian. Ia pun memilih untuk pergi bahkan seakan menghindar untuk bertemu Yulia Rachman dan memilih jalan samping.
"Demian malah keluar dari pintu samping supaya tak bertemu dengan Yulia. Jadi tak ada itu melarang untuk bertemu anaknya. Yang benar seharusnya Demian berbicara baik-baik dan meminta izin dulu kepada Yulia untuk bertemu," tandas Milano.
Selasa, 07 Agustus 2012
Pengalaman baru Manohara di bulan Ramadan
Ini bukan pertama kali Manohara bekerja di bulan Ramadan. Kegiatan syuting yang dilakukannya dengan Dimas Beck, Nadine Alexandra, Yama Carlos, memberi Manohara tambahan ilmu baru.
"It's something new for me. Jadi aku excited banget. Aku belajar banyak banget," tuturnya saat ditemui di lokasi syuting kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (5/8). Film
Dalam film debutnya ini, Mano berperan sebagai tokoh Vera, perempuan penyuka belanja dan narsis.
Manohara dapat menjalankan ibadah puasanya tahun ini dengan lancar mengingat di tahun-tahun sebelumnya ia menjalani stripping. Oleh karena itu, ia menikmati syuting filmnya.
Tak banyak job yang diterima Mano bulan Ramadan ini. Hal tersebut membuat dirinya makin punya banyak waktu untuk berkumpul dengan keluarga.
"Aku paling suka semua keluarga kumpul. Kemarin nenek dateng masak masakan khusus Makassar," ungkapnya. Pengalaman syuting dan juga kumpul keluarga mendatangkan kebahagiaan baginya.
"Happy karena kemarin-kemarin gak sempet seperti ini (kumpul keluarga). Tahun ini seneng banget," ujarnya. (kpl/hen/dka)
Senin, 06 Agustus 2012
Mengenal Lita, Shinta, Ria: Pengacara Muda Cantik & Berbakat
Jakarta - Muda, cantik, smart dan passionate akan
profesinya, begitulah deskripsi singkat yang bisa ditarik dari ketiga
sosok ini. Mereka pun telah menyadari kecintaan akan profesi ini dari
usia yang masih begitu dini. Nurmalita Malik dari Lubis Ganie
Surowidjojo, Shinta Nurfauzia Husni dari Lubis Santosa & Maramis dan
Ria Lusiana dari Adnan Buyung Nasution & Partners, ketiganya
menekuni profesi pengacara dari usia yang begitu muda.
Lita yang kini telah memasuki tahun ke-5 sebagai pengacara, pernah menjadi lulusan terbaik di Fakultas Hukum Trisakti dan telah mengantongi gelar Master. Kesukaannya akan dunia hukum makin terasah dengan segala aktivitas senat, pengaturan organisasi hingga membuat undang-undang, jelasnya sambil bernostalgia akan masa kuliah.
Dengan memilih pengacara sebagai profesi, Lita merasakan lebih banyak keuntungan dalam menghadapi hidup. Ia merasa jadi orang yang lebih bertahan dalam segala situasi, kritis dalam menghadapi sebuah permasalahan, hingga kemampuan komunikasi publik yang semakin terasah.
Terdengar ekstrem, tapi Shinta yang memasuki Fakultas Hukum Universitas Indonesia di tahun 2006 dan kini berpofesi sebagai Junior Associate menyadari kesukaannya akan dunia debat hukum sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Setelah kurang lebih dua tahun menjalani profesinya, ia menyadari bahwa apa yang ia pelajari di sekolah sangatlah berbeda pengaplikasiannya dengan yang ada di lapangan.
"Salah satu yang membuat dunia pengacara semakin menantang adalah kita selalu disajikan oleh hal-hal baru setiap harinya. Aku juga tidak melulu mengambil kasus klien berbayar. Dengan mengambil kasus pro bono (tak berbayar), aku merasa bisa banyak bantu orang," ujar wanita berusia 24 tahun ini menambahkan.
Beda halnya dengan Ria, meskipun usianya baru 23 tahun, passionnya terhadap profesi pengacara telah berkembang sedemikian besar. Ia bahkan sudah memiliki target untuk memiliki firma hukum sendiri maupun dengan mitra.
Lulusan Universitas Gajah Mada tahun 2010 ini kini memfokuskan diri pada lingkup litigasi komersil dan arbitrase internasional. Hobinya mengikuti debat dan organisasi selama masa kuliah dulu diakuinya sangat membantu dalam menjalani profesinya saat ini. Selain mental yang semakin tertempa, ia pun terus belajar untuk menguatkan segala argumen yang disampaikan.
Lita yang kini telah memasuki tahun ke-5 sebagai pengacara, pernah menjadi lulusan terbaik di Fakultas Hukum Trisakti dan telah mengantongi gelar Master. Kesukaannya akan dunia hukum makin terasah dengan segala aktivitas senat, pengaturan organisasi hingga membuat undang-undang, jelasnya sambil bernostalgia akan masa kuliah.
Dengan memilih pengacara sebagai profesi, Lita merasakan lebih banyak keuntungan dalam menghadapi hidup. Ia merasa jadi orang yang lebih bertahan dalam segala situasi, kritis dalam menghadapi sebuah permasalahan, hingga kemampuan komunikasi publik yang semakin terasah.
Terdengar ekstrem, tapi Shinta yang memasuki Fakultas Hukum Universitas Indonesia di tahun 2006 dan kini berpofesi sebagai Junior Associate menyadari kesukaannya akan dunia debat hukum sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Setelah kurang lebih dua tahun menjalani profesinya, ia menyadari bahwa apa yang ia pelajari di sekolah sangatlah berbeda pengaplikasiannya dengan yang ada di lapangan.
"Salah satu yang membuat dunia pengacara semakin menantang adalah kita selalu disajikan oleh hal-hal baru setiap harinya. Aku juga tidak melulu mengambil kasus klien berbayar. Dengan mengambil kasus pro bono (tak berbayar), aku merasa bisa banyak bantu orang," ujar wanita berusia 24 tahun ini menambahkan.
Beda halnya dengan Ria, meskipun usianya baru 23 tahun, passionnya terhadap profesi pengacara telah berkembang sedemikian besar. Ia bahkan sudah memiliki target untuk memiliki firma hukum sendiri maupun dengan mitra.
Lulusan Universitas Gajah Mada tahun 2010 ini kini memfokuskan diri pada lingkup litigasi komersil dan arbitrase internasional. Hobinya mengikuti debat dan organisasi selama masa kuliah dulu diakuinya sangat membantu dalam menjalani profesinya saat ini. Selain mental yang semakin tertempa, ia pun terus belajar untuk menguatkan segala argumen yang disampaikan.
Minggu, 05 Agustus 2012
Neneng Dibawakan Sepatu Merah Oleh Sang Ibunda
Jakarta
Neneng
Sri Wahyuni yang ditahan di Rutan KPK dijenguk sang Ibunda. Tersangka
kasus dugaan korupsi proyek PLTS di Kemenakertrans itu dibawakan dua
pasang sepatu, salah satunya berwarna merah.
Hari Senin dan Kamis merupakan waktu jam besuk keluarga untuk mengunjungi tahanan di Rutan KPK. Waktu ini pun digunakan juga oleh Ibunda Neneng Sri Wahyuni untuk menengok anaknya.
Pantauan detikcom, Ibunda Neneng yang mengenakan baju muslim berwarna ungu itu datang sendirian ke Rutan KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (6/8/2012).
Tak ada yang menemani dia yang terlihat sudah berumur lanjut. Namun sambil tersenyum Ibunda Neneng terlihat membawa sebuah paper bag berwarna pink.
Di dalam terlihat ada dua sepatu dalam kardus Sepatu itu berwarna hitam dan merah.
"Ini untuk Neneng," jawab dia sambil bergegas menuju Rutan KPK.
Entah untuk apa sepatu itu nantinya. Apakah Neneng juga akan mengenakan sepatu itu saat diperiksa atau bahkan saat di persidangan? Waktu yang bakal menjawab.
Hari Senin dan Kamis merupakan waktu jam besuk keluarga untuk mengunjungi tahanan di Rutan KPK. Waktu ini pun digunakan juga oleh Ibunda Neneng Sri Wahyuni untuk menengok anaknya.
Pantauan detikcom, Ibunda Neneng yang mengenakan baju muslim berwarna ungu itu datang sendirian ke Rutan KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (6/8/2012).
Tak ada yang menemani dia yang terlihat sudah berumur lanjut. Namun sambil tersenyum Ibunda Neneng terlihat membawa sebuah paper bag berwarna pink.
Di dalam terlihat ada dua sepatu dalam kardus Sepatu itu berwarna hitam dan merah.
"Ini untuk Neneng," jawab dia sambil bergegas menuju Rutan KPK.
Entah untuk apa sepatu itu nantinya. Apakah Neneng juga akan mengenakan sepatu itu saat diperiksa atau bahkan saat di persidangan? Waktu yang bakal menjawab.
Jumat, 03 Agustus 2012
Wanita Ini Miliki Payudara Asli Seberat 38,5 Kg
Annie mengaku ukuran payudaranya adalah 102ZZZ. Karena ukurannya yang fantastis itu, ia harus menanggung beban setara bobot dua anak usia 4 tahun. Beban itu kerap membuatnya mengalami mati rasa di area bahu dan sakit tak terkira jika berdiri terlalu lama.
Sejak kecil Annie sering diejek karena kelainan yang dideritanya, namun ia tetap berusaha menjalani hidup positif. Ia juga mengatakan sering sulit melakukan aktivitas sehari-hari karena terhalang oleh payudaranya. "Aku tidak akan mengenakan sabuk pengaman karena terlalu ketat di payudaraku," imbuhnya.
Wanita berusia 53 tahun ini mengalami gangguan kesehatan langka yang disebut gigantomastia. Kelainan itu membuat payudaranya terus tumbuh sepanjang hidupnya, sehingga ukuran yang sekarang masih berpeluang lebih besar lagi. Meski begitu Annie tidak berminat mengoperasinya.
"Aku tidak pernah berpikir untuk mengoperasinya," ujar wanita asal Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, ini. "Mengapa harus memperbaiki sesuatu yang tidak rusak?" (wk/mr)
Rabu, 01 Agustus 2012
Ketika perenang wanita lebih cepat dari pria
Perenang
China Ye Shiwen yang baru berusia 16 tahun memicu pujian pada
penampilannya di Olimpiade 2012 London. Ye Shiwen meraih emas kedua
Olimpiade, membuat rekor Olimpiade di nomor 200m gaya ganti
perseorangan. Tiga hari sebelumnya dengan mengejutkan meraih kemenangan
dan membuat rekor dunia di nomor 400m gaya ganti.
Ye mencatat waktu total 4 menit 28,13 detik untuk nomor 400 meter gaya ganti perseorangan. Catatan totalnya lebih lambat 0,03 detik dari Ryan Lochte. Tetapi, paa 50 meter terakhir, Ye Shiwen berenang lebih cepat dari Lochte. Catatan waktu Ye adalah 28,93 detik dibanding Lochte 29,10 detik.
Bahkan, jika Ye bertarung pada Olimpiade 1964, 1968, dan 1972, dia bisa meraih emas nomor sama pada kategori pria.
Ye Shiwen menangkis tuduhan doping. Ofisial China juga membantah tegas.
"Ye Shiwen terlihat sebagai orang jenius sejak ia muda dan penampilannya membuktikan itu," kata Xu Qi, pimpinan ofisial tim renang China, kepada kantor berita Xinhua.
"Jangan gunakan kecurigaan Anda untuk menjatuhkan orang lain. Ini menunjukkan kurangnya penghargaan pada atlet dan pada perenang China," katanya menambahkan.
Soal doping ini muncul setelah harian Inggris The Times menyudutkan penampilan cemerlang Ye. Harian tersebut bahkan merujuk pada penyediaan doping oleh pemerintah yang pernah dilakukan China pada 1980-an dan 1990-an.
"Rekor waktu Ye dalam nomor bebas hampir tak bisa dipercaya," tulis The Times dalam berita utama mereka. Dalam berita tersebut The Times juga menulis soal Li Zhesi, atlet China yang berusia 16 tahun. Li gagal tampil pada olimpiade karena terbukti mengonsumsi obat pemacu aliran darah EPO. Li adalah teman berlatih Ye.
"Dunia renang di China punya sejarah memalukan terkait doping, dan pencapaian apapun yang didapat oleh atlet mereka sangat dekat dengan kritik dan sinisme," tulis Daily Telegraph, seperti dikutip dari AFP.
Ye mencatat waktu total 4 menit 28,13 detik untuk nomor 400 meter gaya ganti perseorangan. Catatan totalnya lebih lambat 0,03 detik dari Ryan Lochte. Tetapi, paa 50 meter terakhir, Ye Shiwen berenang lebih cepat dari Lochte. Catatan waktu Ye adalah 28,93 detik dibanding Lochte 29,10 detik.
Bahkan, jika Ye bertarung pada Olimpiade 1964, 1968, dan 1972, dia bisa meraih emas nomor sama pada kategori pria.
Ye Shiwen menangkis tuduhan doping. Ofisial China juga membantah tegas.
"Ye Shiwen terlihat sebagai orang jenius sejak ia muda dan penampilannya membuktikan itu," kata Xu Qi, pimpinan ofisial tim renang China, kepada kantor berita Xinhua.
"Jangan gunakan kecurigaan Anda untuk menjatuhkan orang lain. Ini menunjukkan kurangnya penghargaan pada atlet dan pada perenang China," katanya menambahkan.
Soal doping ini muncul setelah harian Inggris The Times menyudutkan penampilan cemerlang Ye. Harian tersebut bahkan merujuk pada penyediaan doping oleh pemerintah yang pernah dilakukan China pada 1980-an dan 1990-an.
"Rekor waktu Ye dalam nomor bebas hampir tak bisa dipercaya," tulis The Times dalam berita utama mereka. Dalam berita tersebut The Times juga menulis soal Li Zhesi, atlet China yang berusia 16 tahun. Li gagal tampil pada olimpiade karena terbukti mengonsumsi obat pemacu aliran darah EPO. Li adalah teman berlatih Ye.
"Dunia renang di China punya sejarah memalukan terkait doping, dan pencapaian apapun yang didapat oleh atlet mereka sangat dekat dengan kritik dan sinisme," tulis Daily Telegraph, seperti dikutip dari AFP.
Senin, 30 Juli 2012
Pejudo Wanita Arab Saudi Akhirnya Diizinkan Berjilbab
London - Kabar baik datang untuk Pejudo Wanita Arab
Saudi, Wojdan Shaherkani, setelah dirinya dizinkan untuk tetap
mengenakan jilbab saat bertanding di Olimpiade 2012.
Wojdan adalah satu dari dua atlet wanita yang ada di dalam kontingen Arab Saudi yang bertolak ke London. Ini merupakan keberhasilan Komite Olimpiade (IOC) yang mampu "menekan" Arab Saudi bersama beberapa negara Islam lainnya seperti Qatar dan Brunei Darussalam, agar mengirimkan atlet-atlet wanita mereka.
Sebelumnya negara-negara Islam banyak yang menolak mengirimkan atlet wanita karena larangan mengenakan Jilbab.
Namun, niatan Wojdan memakai jilbab awalnya mendapat tentangan dari Federasi Judo Internasional (IJF) karena dinilai akan membahayakan Wojdan saat sedang bertarung dengan lawan.
Setelah dilakukan perundingan antara pihak Arab Saudi dengan IOC serta IJF, akhirnya Wojdan diperbolehkan mengenakan head scarf sebagai pengganti jilbab. Juru bicara IJF, Nicolas Messner, sudah mengonfirmasi jika Wojdan (16 tahun) boleh berlaga di nomor 78 kg.
"Mereka setuju dengan desain-nya dan dia akan bertanding dengan dengan mengenakan desain itu," tutur juru bicara tim Arab Saudi, Razan Baker, seperti dilansir Reuters.
Selain Wojdan, atlet wanita Arab Saudi lainnya adalah Sarah Attar yang turun di cabang atletik nomor lari 800 meter.
Wojdan adalah satu dari dua atlet wanita yang ada di dalam kontingen Arab Saudi yang bertolak ke London. Ini merupakan keberhasilan Komite Olimpiade (IOC) yang mampu "menekan" Arab Saudi bersama beberapa negara Islam lainnya seperti Qatar dan Brunei Darussalam, agar mengirimkan atlet-atlet wanita mereka.
Sebelumnya negara-negara Islam banyak yang menolak mengirimkan atlet wanita karena larangan mengenakan Jilbab.
Namun, niatan Wojdan memakai jilbab awalnya mendapat tentangan dari Federasi Judo Internasional (IJF) karena dinilai akan membahayakan Wojdan saat sedang bertarung dengan lawan.
Setelah dilakukan perundingan antara pihak Arab Saudi dengan IOC serta IJF, akhirnya Wojdan diperbolehkan mengenakan head scarf sebagai pengganti jilbab. Juru bicara IJF, Nicolas Messner, sudah mengonfirmasi jika Wojdan (16 tahun) boleh berlaga di nomor 78 kg.
"Mereka setuju dengan desain-nya dan dia akan bertanding dengan dengan mengenakan desain itu," tutur juru bicara tim Arab Saudi, Razan Baker, seperti dilansir Reuters.
Selain Wojdan, atlet wanita Arab Saudi lainnya adalah Sarah Attar yang turun di cabang atletik nomor lari 800 meter.
Jumat, 27 Juli 2012
Bayi Cerdas, Ibu Sehat
PP
No.33 tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif mengukuhkan kewajiban Ibu memberikan
ASI Eksklusif pasca melahirkan. Apa sebenarnya ASI Eksklusif itu?
Dalam Bab I pasal 1 ayat 2 PP tersebut,
pengertian ASI Eksklusif yakni ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, tanpa
menambahkan dan atau mengganti dengan makanan
atau minuman lain.
Pemberian ASI secara mutlak, penting
dilakukan, mengingat manfaat yang akan diperoleh si bayi. Menurut Badan
Kesehatan Dunia (WHO) hal ini untuk menghindari alergi dan menjamin kesehatan
bayi secara optimal. Karena di usia ini, bayi belum memiliki enzim pencernaan
sempurna untuk mencerna makanan atau minuman lain. Meski begitu, kebutuhan si
buah hati akan zat gizi akan terpenuhi jika mengonsumi ASI.
Selain itu, ASI jauh lebih sempurna
dibandingkan susu formula mana pun yang biasanya berbahan susu sapi. Kandungan
protein dan laktosa pada susu manusia dan susu sapi itu berbeda. Susu sapi
kadar proteinnya lebih tinggi, yakni 3,4 persen sedangkan susu manusia hanya
0.9 persen. Kadar laktosa susu manusia lebih tinggi yakni 7 persen sedangkan
susu sapi hanya 3,8 persen.
Fungsi dari kedua zat gizi ini bertolak
belakang. Laktosa sangat penting dalam proses pembentukan myelin otak. Myelin
atau pembungkus saraf ini bertugas mengantarkan rangsangan yang diterima si
bayi. Saat menyusu rangsangan yang diterima oleh si bayi seperti mencium bau
ibunya serta mendengar dan merasakan napas sang bunda.
Sementara susu sapi, kandungan protein yang
tinggi diperlukan untuk membantu pembentukan otot. Sapi, memang butuh otot kuat
untuk melakukan pekerjaan berat, seperti menarik gerobak.
Hasil penelitian dari Oxford University dan
Institute for Social and Economic Research sebagaimana dilansir Daily Mail,
menyebutkan bahwa anak bayi yang mendapat ASI Eksklusif akan tumbuh menjadi anak yang lebih
pintar dalam membaca, menulis, dan matematika. Salah satu peneliti, Maria
Iacovou mengemukakan asam lemak rantai panjang (long chain fatty acids) yang terkandung di dalam ASI membuat otak
bayi berkembang.
Ibu
Sehat
Ibu pemberi ASI secara eksklusif, ternyata
juga mendapatkan manfaat lain yang sangat berguna bagi kesehatannya. Dengan
menyusui, si ibu bisa lebih terlindungi dari ancaman kanker ovarium dan
payudara. Hal ini disebabkan karena proses menyusui mempunyai efek pada
keseimbangan hormon wanita.
Selain itu, pemberian ASI segera setelah
melahirkan akan meningkatkan kontraksi rahim, yang berarti mengurangi risiko
perdarahan setelah melahirkan. Ini karena pada ibu yang menyusui terjadi
peningkatan kadar oksitosin yang berguna untuk penutupan pembuluh darah
sehingga perdarahan lebih cepat berhenti.
Di samping berdampak positif pada
kesehatan, menyusui juga membantu ibu menurunkan berat badan usai melahirkan.
Karena ketika menyusui, sekitar 500 kalori terbakar setiap harinya. Hingga,
sangat memungkinkan si ibu memulihkan postur tubuhnya seperti sebelum melahirkan.
Bagi yang berencana ikut Keluarga Berencana
(KB) namun belum menemukan alat kontrasepsi yang pas, aktivitas menyusui secara
eksklusif juga dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan
sebagai alat kontrasepsi alamiah. Secara umum, metode ini dikenal sebagai
Metode Amenorea Laktasi (MAL).
Berbagai
dukungan
Menyadari begitu banyaknya manfaat yang
diperoleh dari pemberian ASI Eksklusif, maka pemerintah sangat mendukung gerakan ini. Tak
tanggung-tanggung, bentuk dukungan tersebut dituangkan dalam Peraturan
Pemerintah bernomor 33 tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif.
Secara umum PP yang disahkan Maret lalu
itu, menggambarkan secara jelas keberpihakan pemerintah terhadap gerakan
pemenuhan ASI Eksklusif. Dalam tujuannya disebutkan bahwa hal ini untuk menjamin hak bayi
dan memberikan perlindungan pada ibunya. Sekaligus juga mengajak banyak pihak
untuk mendukungnya, seperti keluarga, masyarakat, termasuk Pemerintah Daerah
dan Pemerintah.
Tuntutan peran serta berbagai pihak
sebagaimana disebut di atas, dapat dipahami. Karena, seringkali kegagalan
pemberian ASI Eksklusif justru datang dari keluarga. Misalnya, karena adanya
kekuatiran si bayi masih kelaparan jika hanya diberi ASI.
Di samping keluarga, tempat kerja sangat
mungkin juga menjadi pengganggu kelancaran proses pemberian air susu tersebut.
Di antaranya disebabkan oleh ketidaktersediaan tempat untuk memerah air susu
atau terbatasi waktu kerja.
Mengantasipasi faktor-faktor penghalang
ini, maka diharapkan ada kesepakatan antara karyawan dengan pemilik perusahaan
atau pengusaha. Pengurus tempat kerja diwajibkan memberikan kesempatan kepada
ibu yang bekerja untuk memberikan ASI Eksklusif kepada Bayi atau memerah ASI
selama waktu kerja di tempat kerja.
Bahkan tempat atau sarana umum pun dihimbau
untuk menyediakan fasilitas bagi ibu yang sedang menyusui.
Peran
Bidan
Bidan sangat popular di kalangan ibu-ibu
kita. Tak sedikit wanita melahirkan di rumah sakit bersalin dengan mengandalkan
bidan untuk membantu proses kelahiran.
Bahkan di kalangan masyarakat menengah ke bawah, bidan lebih dikenal
ibu-ibu hamil dibanding dokter kandungan. Maka, peran bidan cukup sentral dalam
mensosialisasikan pemberian ASI Eksklusif ini.
Sebagai bagian dari tenaga kesehatan, bidan
juga dokter diwajibkan memberikan pemahaman tentang pemberian ASI Eksklusif tersebut.
Kalangan ini diminta melaksanakan Program Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
Pemerintah lewat PP Nomor 33, menginginkan
kesadaran dan kesediaan memberikan ASI eksklusif mewabah di kalangan ibu-ibu.
Dan pundak tenaga kesehatan juga penyelenggaran fasilitas pelayanan kesehatan
menjadi tumpuan penting untuk memasyarakatnya. Bila mereka ini abai, maka akan
dikenai sanksi secara bertahap, dari tertulis hingga pencabutan izin. **
Kamis, 26 Juli 2012
Trio Macan: Kami Bisa Berubah
JAKARTA - Trio Macan akan menyuguhkan penampilan
berbeda di bulan Ramadan nanti. Grup yang terdiri dari Lia, Ifa, dan
Dian tersebut akan mengeluarkan single religi yang akan rilis di bulan
Ramadan.
"Single religi sudah matang dan siap disajikan. Tinggal berharap respon dari masyarakat saja terhadap kami bertiga, mudah-mudahan bisa diterima," kata Ifa, salah satu personel Trio Macan di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta, Selasa (10/7).
Rencana single tersebut akan dikeluarkan beberapa hari sebelum Ramadan. "H-3 Ramadhan, kami udah siap keluarin," jelas Ifa.
Single religi ini, kata Ifa, merupakan momen yang tepat bagi Trio Macan untuk mengubah image. Menurutnya, upaya ini tidak dilakukan hanya di Ramadhan tapi beberapa bulan sebelumnya sudah dilakukan.
"Dari bulan-bulan kemarin udah ubah image, kami menjaga. Dengan adanya masalah kemarin, itu sentilan buat kami. Introspeksi, belajar dari pengalaman kemarin, pengen lebih baik," ungkap Ifa.
Ia juga meyakini bahwa dengan mengubah image penampilan, mereka tidak akan kehilangan fans dan job manggung. "Tanpa goyangan, penggemar trio macan sudah tahu bahwa Trio Macan yang sekarang udah berubah. Jad kami enggak pernah takut kehilangan itu semua," jelasnya.
Trio Macan mengubah penampilan mereka di bulan ramadan. Jika
biasanya sering mengenakan busana seksi, sekarang mereka memakai kostum
serba tertutup."Single religi sudah matang dan siap disajikan. Tinggal berharap respon dari masyarakat saja terhadap kami bertiga, mudah-mudahan bisa diterima," kata Ifa, salah satu personel Trio Macan di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta, Selasa (10/7).
Rencana single tersebut akan dikeluarkan beberapa hari sebelum Ramadan. "H-3 Ramadhan, kami udah siap keluarin," jelas Ifa.
Single religi ini, kata Ifa, merupakan momen yang tepat bagi Trio Macan untuk mengubah image. Menurutnya, upaya ini tidak dilakukan hanya di Ramadhan tapi beberapa bulan sebelumnya sudah dilakukan.
"Dari bulan-bulan kemarin udah ubah image, kami menjaga. Dengan adanya masalah kemarin, itu sentilan buat kami. Introspeksi, belajar dari pengalaman kemarin, pengen lebih baik," ungkap Ifa.
Ia juga meyakini bahwa dengan mengubah image penampilan, mereka tidak akan kehilangan fans dan job manggung. "Tanpa goyangan, penggemar trio macan sudah tahu bahwa Trio Macan yang sekarang udah berubah. Jad kami enggak pernah takut kehilangan itu semua," jelasnya.
"Gaun panjang, selendang, busana tertutup. Biar penonton enggak bosan sama Trio Macan," ucapnya.
Tak hanya pakaian, Trio Macan juga menelurkan single religi di bulan ramadan tahun ini. "Ada single religi, judulnya 'Nabung Naik Haji'. Trio Macan bisa juga menyanyikan lagu religi dengan iringan musik yang tetap dangdut. Walaupun musiknya dangdut koplo, liriknya tetap religi," ujar Ifa, salah satu personel Trio Macan saat ditemui, Kamis (26/7).
Meski sempat mendapat hujatan karena dinilai seronok, Trio Macan ingin membuktikan bahwa mereka masih bisa berubah. "Ini harapan kami setelah dihujat dan dicaci. Kami ingin membuktikan bisa berubah dan lebih baik lagi. Kalau soal kostum, kami akan terus berubah," timpal Caca.
Datangnya bulan suci Ramadhan ternyata tak hanya dimanfaatkan oleh para musisi solo atau grup band untuk merilis album religi. Pedangdut pun menjadikan momen Ramadhan untuk menelorkan single religi bertajuk "Nabung Naik Haji".
Menurut pelantun "Iwak Peyek" ini, single religi tersebut cukup sederhana. "Iringan musiknya tetap dangdut, tapi liriknya religi," ujar Ifa, salah satu personil Trio Macam saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (26/7).
Melalui single ini, mereka ingin membuktikan bahwa Trio Macan juga bisa berubah. "Ini harapan kami setelah dihujat dan dicaci," lanjut salah satu personil, Ifa. "Kami ingin membuktikan bahwa kami bisa berubah dan bisa lebih baik lagi."
Sebagai bentuk komitmennya untuk berubah, grup dangdut yang digawangi Ifa, Dian dan Lia ini memulai dengan berpenampilan lebih sopan ketika di atas panggung. "Kita membenahi masalah kostum," imbuhnya. "Kalau manggung lagu religi pakai busana tertutup, gaun panjang lengkap dengan selendangnya."
Tak hanya itu, mereka juga mulai mengurangi goyangan yang dianggap seronok oleh sebagian masyarakat. "Kita sudah niat, meski belum sepenuhnya. Bulan puasa ini kita mulai menguranginya," tutupnya.
Rabu, 25 Juli 2012
Ibu Pengaruhi Proses Seksualisasi Anak Perempuannya
Dalam studi ini, peneliti tak menemukan kaitan antara jumlah acara TV
atau film yang ditonton para gadis berusia 6-9 tahun dan risiko
seksualisasinya. Seksualisasi sendiri didefinisikan sebagai penilaian
diri sendiri terhadap daya tarik seksual yang dimiliki atau
memperlakukan diri sendiri sebagai sebuah obyek seksual.
Peneliti menemukan bahwa diantara para gadis yang banyak menonton TV dan film, gadis yang ibunya seringkali mengkhawatirkan penampilannya berisiko lebih tinggi mengalami seksualisasi dini. Hal ini menunjukkan bahwa ibu memegang kunci penting dalam menentukan apakah anak gadisnya yang terpapar berbagai media itu akan mengalami seksualisasi atau tidak.
"Para gadis yang banyak menonton media massa, terutama yang membawa pesan-pesan seksual dan memiliki ibu yang sangat memperhatikan penampilannya akan mengalami seksualisasi dini. Namun dengan begini orangtua jadi tahu mereka harus berbuat sesuatu untuk mencegah seksualisasi dini pada anak gadis mereka," kata peneliti Christy Starr dari Knox College, Galesburg, Ill.
Studi ini melibatkan 60 gadis dari berbagai sekolah negeri dan sebuah studio tari di Midwest. Para gadis ini diberi dua boneka yang pakaiannya berbeda. Satu boneka 'terseksualisasi' dan didandani dengan pakaian yang buka-bukaan dan ketat sedangkan boneka satunya didandani secara lebih konservatif dengan sweater dan celana panjang saja.
Lalu partisipan diberi sejumlah pertanyaan tentang kedua boneka tersebut, termasuk boneka mana yang ingin mereka tiru dan penampilan seperti apa yang mereka pikir akan mencerminkan 'gadis terpopuler di sekolah'.
Sebagian besar partisipan (68 persen) mengaku memilih untuk tampil seperti boneka yang seksual dan 72 persen menyatakan boneka yang seksi itu sesuai dengan deskripsi 'gadis terpopuler di sekolah'.
Ibu partisipan juga ditanyai seberapa peduli diri mereka terhadap pakaian yang dipakainya dan apakah para ibu ini memikirkan penampilan mereka selama beberapa kali sehari. Pertanyaan ini ditujukan untuk mengukur penilaian diri ibu.
Hasilnya, diantara para gadis yang banyak menonton TV dan film, gadis yang ibunya terlalu obyektif terhadap dirinya sendiri cenderung untuk memilih boneka seksi sebagai cerminan gadis terpopuler.
Temuan lain dari studi ini menunjukkan bahwa orangtua bisa mencegah seksualisasi dini dengan membicarakan tentang berbagai hal yang anak perempuan mereka lihat.
Para ibu dalam studi ini yang mengaku memberikan instruksi tentang konten suatu acara TV yang anak-anak perempuannya lihat (seperti mendiskusikan apakah situasi di acara tersebut realistis atau apakah aksi dari beberapa karakter di dalam sebuah tayangan itu baik atau buruk) akan memiliki anak perempuan yang berisiko seksualisasi dini lebih rendah, terang Starr.
"Ibu yang tidak terlalu memperhatikan penampilannya mengirimkan semacam pesan kepada anak-anak perempuannya bahwa ada berbagai hal yang lebih penting dan berharga daripada sekedar menjadi 'seksi'," pungkasnya seperti dilansir dari myhealthnewsdaily, Kamis (26/7/2012).
Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Sex Roles.
Peneliti menemukan bahwa diantara para gadis yang banyak menonton TV dan film, gadis yang ibunya seringkali mengkhawatirkan penampilannya berisiko lebih tinggi mengalami seksualisasi dini. Hal ini menunjukkan bahwa ibu memegang kunci penting dalam menentukan apakah anak gadisnya yang terpapar berbagai media itu akan mengalami seksualisasi atau tidak.
"Para gadis yang banyak menonton media massa, terutama yang membawa pesan-pesan seksual dan memiliki ibu yang sangat memperhatikan penampilannya akan mengalami seksualisasi dini. Namun dengan begini orangtua jadi tahu mereka harus berbuat sesuatu untuk mencegah seksualisasi dini pada anak gadis mereka," kata peneliti Christy Starr dari Knox College, Galesburg, Ill.
Studi ini melibatkan 60 gadis dari berbagai sekolah negeri dan sebuah studio tari di Midwest. Para gadis ini diberi dua boneka yang pakaiannya berbeda. Satu boneka 'terseksualisasi' dan didandani dengan pakaian yang buka-bukaan dan ketat sedangkan boneka satunya didandani secara lebih konservatif dengan sweater dan celana panjang saja.
Lalu partisipan diberi sejumlah pertanyaan tentang kedua boneka tersebut, termasuk boneka mana yang ingin mereka tiru dan penampilan seperti apa yang mereka pikir akan mencerminkan 'gadis terpopuler di sekolah'.
Sebagian besar partisipan (68 persen) mengaku memilih untuk tampil seperti boneka yang seksual dan 72 persen menyatakan boneka yang seksi itu sesuai dengan deskripsi 'gadis terpopuler di sekolah'.
Ibu partisipan juga ditanyai seberapa peduli diri mereka terhadap pakaian yang dipakainya dan apakah para ibu ini memikirkan penampilan mereka selama beberapa kali sehari. Pertanyaan ini ditujukan untuk mengukur penilaian diri ibu.
Hasilnya, diantara para gadis yang banyak menonton TV dan film, gadis yang ibunya terlalu obyektif terhadap dirinya sendiri cenderung untuk memilih boneka seksi sebagai cerminan gadis terpopuler.
Temuan lain dari studi ini menunjukkan bahwa orangtua bisa mencegah seksualisasi dini dengan membicarakan tentang berbagai hal yang anak perempuan mereka lihat.
Para ibu dalam studi ini yang mengaku memberikan instruksi tentang konten suatu acara TV yang anak-anak perempuannya lihat (seperti mendiskusikan apakah situasi di acara tersebut realistis atau apakah aksi dari beberapa karakter di dalam sebuah tayangan itu baik atau buruk) akan memiliki anak perempuan yang berisiko seksualisasi dini lebih rendah, terang Starr.
"Ibu yang tidak terlalu memperhatikan penampilannya mengirimkan semacam pesan kepada anak-anak perempuannya bahwa ada berbagai hal yang lebih penting dan berharga daripada sekedar menjadi 'seksi'," pungkasnya seperti dilansir dari myhealthnewsdaily, Kamis (26/7/2012).
Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Sex Roles.
Selasa, 24 Juli 2012
Bermitra Menurunkan Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir
Upaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir harus
melalui jalan yang terjal. Terlebih kalau itu dikaitkan dengan target
Millennium Development Goals (MDGs) 2015, yakni menurunkan Angka
Kematian Ibu (AKI) menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup, dan Angka
Kematian Bayi (AKB) menjadi 23 per 100.000 kelahiran hidup yang harus
dicapai. Waktu yang tersisa hanya tinggal tiga tahun. Tanpa upaya-upaya
luar biasa, tidak akan cukup waktu untuk mencapai sasaran itu.
Menurut hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001, penyebab langsung kematian ibu hampir 90 persen terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan. Sedangkan pada bayi, dua pertiga kematian terjadi pada masa neonatal (28 hari pertama kehidupan). Penyebabnya terbanyak adalah bayi berat lahir rendah dan prematuritas, asfiksia (kegagalan bernapas spontan) dan infeksi.
Berbagai upaya memang telah dilakukan untuk menurunkan kematian ibu, bayi baru lahir, bayi dan balita. Mulai dari penempatan bidan di desa, pemberdayaan keluarga dan masyarakat (buku KIA dan P4K), pembenahan fasilitas emergensi persalinan di Puskesmas dan RS, sampai program untuk menjamin pembiayaan 2,5 juta ibu hamil yang belum punya jaminan kesehatan melalui program Jaminan Persalinan (Jampersal).
Lalu bagaimana dengan kecenderungan angka kematian ibu sejauh ini, terutama setelah berbagai upaya dilakukan? Kalau mengacu pada hasil Survey Dasar Kesehatan Indonesia (SDKI) yang dilakukan selama kurun waktu 1994-2007, AKI memang terus menunjukkan tren menurun. Hasil SDKI 2007 menunjukkan AKI sebesar 228 per 100.000.
Namun, melihat tren penurunan AKI yang berlangsung lambat, dikhawatirkan sasaran MDG 5a tidak akan tecapai. Demikian juga dengan sasaran MDG 4. Perlu upaya lebih keras agar penurunan AKI dan AKB melebihi tren yang ada sekarang. Tidak bisa lagi upaya itu dilakukan secara business as usual. Upaya-upaya inovasi yang memiliki daya ungkit yang tinggi harus segera dikedepankan.
Jalan terjal yang harus dilalui dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi tentunya akan terasa berat bilamana harus dilakukan sendiri oleh Pemerintah. Untuk itu, Pemerintah Pusat dan Daerah menjalin kemitraan dengan para development partners untuk mengembangkan upaya-upaya inovatif berdaya ungkit tinggi untuk melakukan percepatan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir.
Upaya-upaya ini difokuskan pada penyebab utama kematian, pada daerah prioritas baik daerah yang memiliki kasus kematian tinggi pada ibu dan bayi baru lahir, serta pada daerah yang sulit akses pelayanan tanpa melupakan daerah-daerah lainnya.
Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan masyarakat internasional dengan prinsip kerja sama kemitraan, untuk mendukung upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi.
Kerja sama dengan berbagai development partners dalam bidang kesehatan ibu dan anak (KIA) telah berlangsung lama, antara lain kerjasama dengan Pemerintah Australia melalui program AIP MNH (Australia Indonesia Partnership for Maternal and Neonatal Health) sejak tahun 2008.
Program yang digulirkan di 14 Kabupaten di Provinsi NTT ini bertujuan menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak. Program ini bergerak dalam bidang pemberdayaan perempuan dan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan KIA di tingkat puskesmas dan RS serta peningkatan tata kelola di tingkat kabupaten. Pengalaman menarik dari program ini adalah pengalaman kemitraan antara RS besar dan maju dengan RS kabupaten di NTT yaitu kegiatan sister hospital.
Kerjasama di bidang KIA juga dilakukan bersama-sama USAID melalui program MCHIP (Maternal & Child Integrated Program) di 3 kabupaten (Bireuen, Aceh, Serang-Banten dan Kab.Kutai Timur- Kalimantan Timur). Sementara kerjasama dengan JICA telah membuahkan hasil yang amat penting yaitu penerapan buku KIA di seluruh Indonesia.
Pemerintah juga menggandeng GAVI (Global Alliance for Vaccine & Immunization) untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan KIA melalui berbagai kegiatan peningkatan partisipasi kader dan masyarakat, memperkuat manajemen puskesmas dan kabupaten/kota di beberapa kabupaten di 5 provinsi (Banten, Jabar, Sulsel, Papua Barat dan Papua).
Upaya kemitraan juga dilakukan dengan badan-badan dunia PBB, seperti UNICEF dan WHO. Dengan UNICEF, Kementerian Kesehatan melakukan peningkatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak dan peningkatan kualitas pelayanan anak melalui manajemen terpadu balita sakit (MTBS). Upaya ini dilakukan di beberapa wilayah kerja UNICEF seperti Aceh, Jawa Tengah, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (kerjasama dengan Child Fund).
Sementara bersama-sama WHO, Kementerian Kesehatan memfasilitasi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak baik dalam dukungan penyusunan standar pelayanan maupun capacity building.
Awal tahun ini, tepatnya 26 Januari 2012 lalu, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan USAID meluncurkan program EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) dalam rangka upaya percepatan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir.
Program yang akan dijalankan dalam kurun waktu 2012-2016 ini digulirkan di 6 provinsi terpilih yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan JawaTimur yang menyumbangkan kurang lebih 50 persen dari kematian ibu dan bayi di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan JHPIEGO, serta mitra-mitra lainnya seperti Save the Children, Research Triangle Internasional, Muhammadiyah dan Rumah Sakit Budi Kemuliaan.
Upaya yang akan dilaksanakan adalah peningkatan kualitas pelayanan emergensi obstetri dan neonatal dengan cara memastikan intervensi medis prioritas yang mempunyai dampak besar pada penurunan kematian dan tata kelola klinis (clinical governance) diterapkan di RS dan Puskesmas.
Upaya lain dalam program EMAS ini adalah memperkuat sistem rujukan yang efisien dan efektif mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas sampai ke RS rujukan di tingkat kabupaten/kota.
Dukungan berbagai pihak
Tekad dan tujuan Kementerian Kesehatan untuk mencapai Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan dapat diraih dengan dukungan berbagai pihak, demi kesejahteraan masyarakat umumnya dan kesehatan ibu dan anak khususnya.
Pemerintah daerah, baik itu di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota diharapkan memupuk komitmen untuk terus memperkuat sistem kesehatan. Pemerintah provinsi diharapkan menganggarkan dana yang cukup besar untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar dan rujukan. Pelayanan kesehatan dasar yang diberikan melalui Puskesmas hendaknya hendaknya diimbangi dengan ketersediaan RS Rujukan Regional dan RS Rujukan Provinsi yang terjangkau dan berkualitas.
Dukungan pemerintah provinsi diharapkan juga diimbangi dengan dukungan pemerintah kabupaten/kota dalam implementasi upaya penurunan kematian ibu dan bayi. Antara lain melalui penguatan SDM, ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan, anggaran, dan penerapan tata kelola yang baik (good governance) di tingkat kabupaten/kota.
Keberhasilan percepatan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pelayanan kesehatan namun juga kemudahan masyarakat menjangkau pelayanan kesehatan disamping pola pencarian pertolongan kesehatan dari masyarakat.
Perbaikan infrastruktur yang akan menunjang akses kepada pelayanan kesehatan seperti transportasi, ketersediaan listrik, ketersediaan air bersih dan sanitasi, serta pendidikan dan pemberdayaan masyarakat utamanya terkait kesehatan ibu dan anak yang menjadi tanggung jawab sektor lain memiliki peran sangat besar.
Demikian pula keterlibatan masyarakat madani, lembaga swadaya masyarakat dalam pemberdayaan dan menggerakkan masyarakat sebagai pengguna serta organisasi profesi sebagai pemberi pelayanan kesehatan. Tak ada harapan yang tak dapat diraih dengan karya nyata melalui kerja keras dan kerja cerdas semua pihak.
Menurut hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001, penyebab langsung kematian ibu hampir 90 persen terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan. Sedangkan pada bayi, dua pertiga kematian terjadi pada masa neonatal (28 hari pertama kehidupan). Penyebabnya terbanyak adalah bayi berat lahir rendah dan prematuritas, asfiksia (kegagalan bernapas spontan) dan infeksi.
Berbagai upaya memang telah dilakukan untuk menurunkan kematian ibu, bayi baru lahir, bayi dan balita. Mulai dari penempatan bidan di desa, pemberdayaan keluarga dan masyarakat (buku KIA dan P4K), pembenahan fasilitas emergensi persalinan di Puskesmas dan RS, sampai program untuk menjamin pembiayaan 2,5 juta ibu hamil yang belum punya jaminan kesehatan melalui program Jaminan Persalinan (Jampersal).
Lalu bagaimana dengan kecenderungan angka kematian ibu sejauh ini, terutama setelah berbagai upaya dilakukan? Kalau mengacu pada hasil Survey Dasar Kesehatan Indonesia (SDKI) yang dilakukan selama kurun waktu 1994-2007, AKI memang terus menunjukkan tren menurun. Hasil SDKI 2007 menunjukkan AKI sebesar 228 per 100.000.
Namun, melihat tren penurunan AKI yang berlangsung lambat, dikhawatirkan sasaran MDG 5a tidak akan tecapai. Demikian juga dengan sasaran MDG 4. Perlu upaya lebih keras agar penurunan AKI dan AKB melebihi tren yang ada sekarang. Tidak bisa lagi upaya itu dilakukan secara business as usual. Upaya-upaya inovasi yang memiliki daya ungkit yang tinggi harus segera dikedepankan.
Jalan terjal yang harus dilalui dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi tentunya akan terasa berat bilamana harus dilakukan sendiri oleh Pemerintah. Untuk itu, Pemerintah Pusat dan Daerah menjalin kemitraan dengan para development partners untuk mengembangkan upaya-upaya inovatif berdaya ungkit tinggi untuk melakukan percepatan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir.
Upaya-upaya ini difokuskan pada penyebab utama kematian, pada daerah prioritas baik daerah yang memiliki kasus kematian tinggi pada ibu dan bayi baru lahir, serta pada daerah yang sulit akses pelayanan tanpa melupakan daerah-daerah lainnya.
Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan masyarakat internasional dengan prinsip kerja sama kemitraan, untuk mendukung upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi.
Kerja sama dengan berbagai development partners dalam bidang kesehatan ibu dan anak (KIA) telah berlangsung lama, antara lain kerjasama dengan Pemerintah Australia melalui program AIP MNH (Australia Indonesia Partnership for Maternal and Neonatal Health) sejak tahun 2008.
Program yang digulirkan di 14 Kabupaten di Provinsi NTT ini bertujuan menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak. Program ini bergerak dalam bidang pemberdayaan perempuan dan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan KIA di tingkat puskesmas dan RS serta peningkatan tata kelola di tingkat kabupaten. Pengalaman menarik dari program ini adalah pengalaman kemitraan antara RS besar dan maju dengan RS kabupaten di NTT yaitu kegiatan sister hospital.
Kerjasama di bidang KIA juga dilakukan bersama-sama USAID melalui program MCHIP (Maternal & Child Integrated Program) di 3 kabupaten (Bireuen, Aceh, Serang-Banten dan Kab.Kutai Timur- Kalimantan Timur). Sementara kerjasama dengan JICA telah membuahkan hasil yang amat penting yaitu penerapan buku KIA di seluruh Indonesia.
Pemerintah juga menggandeng GAVI (Global Alliance for Vaccine & Immunization) untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan KIA melalui berbagai kegiatan peningkatan partisipasi kader dan masyarakat, memperkuat manajemen puskesmas dan kabupaten/kota di beberapa kabupaten di 5 provinsi (Banten, Jabar, Sulsel, Papua Barat dan Papua).
Upaya kemitraan juga dilakukan dengan badan-badan dunia PBB, seperti UNICEF dan WHO. Dengan UNICEF, Kementerian Kesehatan melakukan peningkatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak dan peningkatan kualitas pelayanan anak melalui manajemen terpadu balita sakit (MTBS). Upaya ini dilakukan di beberapa wilayah kerja UNICEF seperti Aceh, Jawa Tengah, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (kerjasama dengan Child Fund).
Sementara bersama-sama WHO, Kementerian Kesehatan memfasilitasi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak baik dalam dukungan penyusunan standar pelayanan maupun capacity building.
Awal tahun ini, tepatnya 26 Januari 2012 lalu, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan USAID meluncurkan program EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) dalam rangka upaya percepatan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir.
Program yang akan dijalankan dalam kurun waktu 2012-2016 ini digulirkan di 6 provinsi terpilih yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan JawaTimur yang menyumbangkan kurang lebih 50 persen dari kematian ibu dan bayi di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan JHPIEGO, serta mitra-mitra lainnya seperti Save the Children, Research Triangle Internasional, Muhammadiyah dan Rumah Sakit Budi Kemuliaan.
Upaya yang akan dilaksanakan adalah peningkatan kualitas pelayanan emergensi obstetri dan neonatal dengan cara memastikan intervensi medis prioritas yang mempunyai dampak besar pada penurunan kematian dan tata kelola klinis (clinical governance) diterapkan di RS dan Puskesmas.
Upaya lain dalam program EMAS ini adalah memperkuat sistem rujukan yang efisien dan efektif mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas sampai ke RS rujukan di tingkat kabupaten/kota.
Dukungan berbagai pihak
Tekad dan tujuan Kementerian Kesehatan untuk mencapai Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan dapat diraih dengan dukungan berbagai pihak, demi kesejahteraan masyarakat umumnya dan kesehatan ibu dan anak khususnya.
Pemerintah daerah, baik itu di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota diharapkan memupuk komitmen untuk terus memperkuat sistem kesehatan. Pemerintah provinsi diharapkan menganggarkan dana yang cukup besar untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar dan rujukan. Pelayanan kesehatan dasar yang diberikan melalui Puskesmas hendaknya hendaknya diimbangi dengan ketersediaan RS Rujukan Regional dan RS Rujukan Provinsi yang terjangkau dan berkualitas.
Dukungan pemerintah provinsi diharapkan juga diimbangi dengan dukungan pemerintah kabupaten/kota dalam implementasi upaya penurunan kematian ibu dan bayi. Antara lain melalui penguatan SDM, ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan, anggaran, dan penerapan tata kelola yang baik (good governance) di tingkat kabupaten/kota.
Keberhasilan percepatan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pelayanan kesehatan namun juga kemudahan masyarakat menjangkau pelayanan kesehatan disamping pola pencarian pertolongan kesehatan dari masyarakat.
Perbaikan infrastruktur yang akan menunjang akses kepada pelayanan kesehatan seperti transportasi, ketersediaan listrik, ketersediaan air bersih dan sanitasi, serta pendidikan dan pemberdayaan masyarakat utamanya terkait kesehatan ibu dan anak yang menjadi tanggung jawab sektor lain memiliki peran sangat besar.
Demikian pula keterlibatan masyarakat madani, lembaga swadaya masyarakat dalam pemberdayaan dan menggerakkan masyarakat sebagai pengguna serta organisasi profesi sebagai pemberi pelayanan kesehatan. Tak ada harapan yang tak dapat diraih dengan karya nyata melalui kerja keras dan kerja cerdas semua pihak.
Senin, 23 Juli 2012
Belly Dance Diminati Berbagai Kalangan
Kurang lebih limabelas tahun terakhir, belly dancing juga cukup
naik daun di Australia. Rupanya demam belly dancing tidak hanya dari
benua Amerika dan Eropa saja namun juga melanda negeri Kangguru.
Bermula dari akhir tahun 70an sampai tahun 80 an ketika banyak
immigrant dari negara-negara Timur Tengah membanjiri Australia,
terutama dari Mesir dan Lebanon, juga Syria, yang mempopulerkan belly
dancing dalam acara-acara festival mereka kepada masyarakat setempat.
Gerakan-gerakan ritmik, sensual sekaligus enerjik, dan kostum yang
memikat aduhai, dan kental nuansa etnis plus iringan musik padang pasir
yang mendayu dan eksotik, menerbangkan khayalan pendengar dan penonton
ke suasana pekampungan suku Bedouin di tanah Arab, lambat laun menarik
minat penduduk lokal, dan sampai saat ini ternyata lumayan popular.
Seperti di Indonesia, Tempat-tempat kursus bermunculan bak jamur di
musim hujan, dan cukup banyak pula diminati masyarakat dari segala
umur. Jenis belly dancing yang diajarkan di Australia, lebih cenderung
belly dancing yang seperti ditampilkan di night club-night club yaitu
yang telah disesuaikan dengan fantasi Hollywood yang lebih erotik dan
suggestive, namun tak urung pula ada yang masih mengikuti konsep
aslinya yang lebih bersifat sosial dance dengan kostum yang tidak
begitu terbuka dan gerakan yang tidak begitu sugggestive.
Di Townsville sendiri di mana aku tinggal, cukup banyak kursus-kursus yang menawarkan belly dancing, konon, menurut salah seorang peserta kursus yang kukenal, setidaknya ada lebih dari sepuluh buah, dan juga ada beberapa toko yang sengaja menyediakan kostum dan assesori belly dancing. Dan karena suami dulu termasuk penggemar tarian sensual ini, pernah di suatu masa akupun belajar megal-megol di depan kaca menirukan gerakan video yang aku tonton, walau sekarang sudah tidak pernah megal-megol lagi, dan nampaknya juga minat suami sudah terbang entah kemana, walau aku masih menyimpan kostum yang meriah kenang-kenangan masa lampau. Ternyata bukan hanya diriku saja yang tergoda lenggak lenggok tari perut, melainkan juga teman-teman bahkan ada beberapa teman dekat yang malah kursus belly dancing di Townsville.
Di event-event tertentu ada beberapa restaurant di Townsville yang menyajikan tari sensual ini demi menarik minat para pelanggan. Belly dancing yang juga disebut dengan Oriental dance oleh orang Barat, atau juga Oryantal dansi dalam bahasa Turki, awalnya adalah merupakan tarian rakyat (folk dance) dalam peristiwa-peritiwa sosial, dalam bahasa arab disebut Raqs sharqi/raqs balad, yang mana tarian sosial ini ditarikan baik oleh kaum lelaki ataupun kaum perempuan segala umur, biasanya dipertunjukkan dalam acara-acara pernikahan, perayaan, atau sekedar berkumpul-kumpul antar sesama. Penari wanita lebih di kenal di Morocco, yang mana biasanya tarian ini hanya khusus untuk lingkup penonton wanita saja. Mengenai asal muasal belly dancing tidaklah diketahui secara pasti, ada yang mengatakan dari Yunani, Mesir, Syiria, Truki dan lain-lain.
Teori asal belly dancing, sebenarnya adalah lebih bersifat religi, yang mana dalam hal ini lebih ke budaya Islam. Biasanya belly dancing yang diperagakan oleh kaum lelaki khusus untuk audiens lelaki dan perempuan untuk audiens perempuan, disesuaikan dengan adanya pembatasan jenis kelamin, demikian pula dengan kostumnya yang jauh lebih tertutup. Dewasa ini, belly dancing lebih berkonotasi dengan konsep fantasi Hollywood seperti yang telah kusebutkan di atas, yaitu lengkap dengan stereotype pakaian yang lebih terbuka dan sangat sexy dan lebih memamerkan keindahan lekuk tubuh si penari dan gerakan-gerakan sensual dan erotik. Karena bermuasal dari budaya Islam, yang berakar di negara-negara Timur Tengah, yang sebagian penduduknya adalah pemeluk agama Islam, maka tak heranlah jika ada kalangan tertentu yang agak gerah dengan stereotype ini dan menganggap morally objectionable, apalagi dengan kostum yang sexy yang tentu saja bertentangan dengan ajaran Islam dan tak heranlah jika kalangan tersebut bahkan menuntut pemerintah untuk melarang praktek belly dancing apabila sudah tidak sesuai dengan tujuan semula.
Banyak perempuan, khususnya mereka yang mempraktekkan belly dancing, melihat belly dancing adalah sebagai tak lebih tarian khusus wanita yang diperuntukkan untuk kaumnya sebagai ungkapan rasa sensualitas dalam diri seorang wanita dan juga merasa adanya "power" tertentu sebagai seorang perempuan dewasa, as a woman's dance, celebrating the sensuality and power of being a mature woman. Belly dancing yang pertama-tama dikenal di negara-negara Barat adalah yang berasal dari Mesir, kemudian dengan berkembangnya jaman, juga popular pula belly dancing yang berasal dari Syria, Lebanon, dan juga Turkey. Di antara negara-negara tersebut, belly dancing yang berasal dari Turkey lebih ekspressif dalam goyangan maupun kostumnya yang dianggap lebih berani dan menggoda. Dengan ciri khas kostum sepasang Bra yang bermanik dan berpeyet yang biasanya berwarna keemasan, serta berbunyi criiiing...cring ...criingg jika bergoyang, demikian juga selendang/sabuk dan kerudung yang juga rame dengan assesori, belum lagi assesori rambut, gelang, anting-anting, kalung dan juga gelang kaki sebagai pelengkap, menonjolkan sensualitas sang penari. Sungguh sedap dipandang mata.
Di Townsville sendiri di mana aku tinggal, cukup banyak kursus-kursus yang menawarkan belly dancing, konon, menurut salah seorang peserta kursus yang kukenal, setidaknya ada lebih dari sepuluh buah, dan juga ada beberapa toko yang sengaja menyediakan kostum dan assesori belly dancing. Dan karena suami dulu termasuk penggemar tarian sensual ini, pernah di suatu masa akupun belajar megal-megol di depan kaca menirukan gerakan video yang aku tonton, walau sekarang sudah tidak pernah megal-megol lagi, dan nampaknya juga minat suami sudah terbang entah kemana, walau aku masih menyimpan kostum yang meriah kenang-kenangan masa lampau. Ternyata bukan hanya diriku saja yang tergoda lenggak lenggok tari perut, melainkan juga teman-teman bahkan ada beberapa teman dekat yang malah kursus belly dancing di Townsville.
Di event-event tertentu ada beberapa restaurant di Townsville yang menyajikan tari sensual ini demi menarik minat para pelanggan. Belly dancing yang juga disebut dengan Oriental dance oleh orang Barat, atau juga Oryantal dansi dalam bahasa Turki, awalnya adalah merupakan tarian rakyat (folk dance) dalam peristiwa-peritiwa sosial, dalam bahasa arab disebut Raqs sharqi/raqs balad, yang mana tarian sosial ini ditarikan baik oleh kaum lelaki ataupun kaum perempuan segala umur, biasanya dipertunjukkan dalam acara-acara pernikahan, perayaan, atau sekedar berkumpul-kumpul antar sesama. Penari wanita lebih di kenal di Morocco, yang mana biasanya tarian ini hanya khusus untuk lingkup penonton wanita saja. Mengenai asal muasal belly dancing tidaklah diketahui secara pasti, ada yang mengatakan dari Yunani, Mesir, Syiria, Truki dan lain-lain.
Teori asal belly dancing, sebenarnya adalah lebih bersifat religi, yang mana dalam hal ini lebih ke budaya Islam. Biasanya belly dancing yang diperagakan oleh kaum lelaki khusus untuk audiens lelaki dan perempuan untuk audiens perempuan, disesuaikan dengan adanya pembatasan jenis kelamin, demikian pula dengan kostumnya yang jauh lebih tertutup. Dewasa ini, belly dancing lebih berkonotasi dengan konsep fantasi Hollywood seperti yang telah kusebutkan di atas, yaitu lengkap dengan stereotype pakaian yang lebih terbuka dan sangat sexy dan lebih memamerkan keindahan lekuk tubuh si penari dan gerakan-gerakan sensual dan erotik. Karena bermuasal dari budaya Islam, yang berakar di negara-negara Timur Tengah, yang sebagian penduduknya adalah pemeluk agama Islam, maka tak heranlah jika ada kalangan tertentu yang agak gerah dengan stereotype ini dan menganggap morally objectionable, apalagi dengan kostum yang sexy yang tentu saja bertentangan dengan ajaran Islam dan tak heranlah jika kalangan tersebut bahkan menuntut pemerintah untuk melarang praktek belly dancing apabila sudah tidak sesuai dengan tujuan semula.
Banyak perempuan, khususnya mereka yang mempraktekkan belly dancing, melihat belly dancing adalah sebagai tak lebih tarian khusus wanita yang diperuntukkan untuk kaumnya sebagai ungkapan rasa sensualitas dalam diri seorang wanita dan juga merasa adanya "power" tertentu sebagai seorang perempuan dewasa, as a woman's dance, celebrating the sensuality and power of being a mature woman. Belly dancing yang pertama-tama dikenal di negara-negara Barat adalah yang berasal dari Mesir, kemudian dengan berkembangnya jaman, juga popular pula belly dancing yang berasal dari Syria, Lebanon, dan juga Turkey. Di antara negara-negara tersebut, belly dancing yang berasal dari Turkey lebih ekspressif dalam goyangan maupun kostumnya yang dianggap lebih berani dan menggoda. Dengan ciri khas kostum sepasang Bra yang bermanik dan berpeyet yang biasanya berwarna keemasan, serta berbunyi criiiing...cring ...criingg jika bergoyang, demikian juga selendang/sabuk dan kerudung yang juga rame dengan assesori, belum lagi assesori rambut, gelang, anting-anting, kalung dan juga gelang kaki sebagai pelengkap, menonjolkan sensualitas sang penari. Sungguh sedap dipandang mata.
Minggu, 22 Juli 2012
Kisah Inspiratif Perempuan Pejuang Mimpi
Setiap fase kehidupan manusia, dari bayi sampai dewasa, pasti akan menemui masalahnya masing-masing. Hal inilah yang dialami Meuthia Rizki. Di balik kesuksesannya sebagai sebagai top leader perusahaan kecantikan berbasis multi level marketing (MLM), ternyata Meuthia Rizki memiliki masa lalu yang cukup kelam. Namun segala upaya dan dukungan keluarga, terutama ibu dan suaminya, menjadi senjata utamanya untuk bangkit. Pengalaman bangkit dari keterpurukan ini dituangkan Meuthia dalam bukunya, Meuthia Rizki: Memeluk Mimpi Mendayung Harapan.
"Buku ini memaparkan cerita perjalanan hidup yang diharapkan bisa memotivasi banyak orang untuk bisa bangkit dari keterpurukan," tukas Meuthia Rizki kepada Kompas Female di The One Club, fX, Jakarta Selatan, Senin (16/07/2012) lalu.
Semasa kecil, Thia (panggilan akrab Meuthia) sudah harus mengalami berbagai masalah pelik seperti perceraian orangtua yang menyisakan trauma parah dalam hidupnya. Penderitaan yang datang bertubi-tubi tersebut sempat membuatnya mengalami berbagai masalah kesehatan, dari asma, masalah penglihatan, patah tulang karena kecelakaan, sampai menderita gagap. "Gagap merupakan salah satu masalah besar bagi anak-anak, karena mereka bisa dijauhi teman-temannya," ungkap Thia.
Faktanya, masalah tidak akan berhenti menghampiri kita. Setelah dewasa, masalah demi masalah masih tak henti juga menderanya. Jatuh bangun saat membangun bisnis dan sempat dilaporkan ke polisi karena masalah uang, belum lagi sindrom baby blues yang membuatnya semakin terpuruk. ",Namun, yang saya kagumi adalah adanya keyakinan Thia untuk tetap memelihara mimpinya dan tetap bangkit untuk bisa meraihnya walau sering menghadapi masalah," tukas Alberthiene Endah, yang menuliskan kisah hidup Meuthia.
Satu hal yang menjadi motivasi Thia untuk bisa bangkit adalah cinta sang bunda. Ibu menjadi sosok yang selalu mendukung dalam menjalankan setiap keputusan yang diambilnya. Selain itu, dukungan sang suami juga membuat Thia bisa bertahan menghadapi masalah dan meraih mimpi-mimpinya untuk bahagia. Dalam perjalanan hidupnya, Thia pun memetik satu pelajaran penting, bahwa kebahagiaan bisa dibangun dari rasa syukur pada setiap kondisi yang ada, baik susah maupun senang.
Pengalaman pahit yang pernah dialaminya mengajarkan Thia bahwa bahagia itu memang harus diciptakan dan diniatkan. Salah satu caranya adalah dengan mengenyahkan perasaan buruk, dan mengundang sebanyak mungkin pemikiran yang baik. Sebab, hidup meminta kita untuk belajar mengapresiasi apa yang kita alami.
12 tahun untuk sukses
Sempat bekerja sebagai seorang sekretaris di hotel, dan beberapa kali mencoba untuk bermain saham, pernah mengantarakan Thia dalam masalah besar dan nyaris dipenjara. Rentetan kejadian itu sempat membuatnya depresi, dan repotnya lagi terjadi saat ia sedang hamil. Namun, ia sadar harus bangkit dan mencari jalan keluar. "Impian saya sangat sederhana, yaitu hanya ingin keliling dunia," serunya.
Dalam hati Thia masih tersisa sebuah keyakinan untuk bisa sukses dan keliling dunia. Pada suatu titik, ia memutuskan untuk bergabung dengan sebuah perusahaan MLM untuk produk-produk kosmetik dan perawatan kulit. Sebagai buah manis dari perjuangannya, kini ia sudah menjadi top leader ke empat di perusahaan ini, dan sudah bepergian ke 15 kota di dunia.
"Saya butuh waktu 12 tahun dan jatuh bangun untuk mencapainya. Tapi sejak awal saya yakin saya bisa sukses," bebernya. Keyakinan ini membuatnya tetap bersemangat, dan membantunya untuk berhasil memeluk mimpinya seperti sekarang.
Maka peluncuran buku ini bertujuan untuk memotivasi semua orang untuk selalu bersyukur dan bangkit dari semua masalah yang membuat kita terpuruk. Ia berharap buku ini bisa menyakinkan banyak orang bahwa mereka bukan satu-satunya orang yang mengalami masalah di dunia ini, dan mereka masih punya teman senasib agar bisa bangkit dan mengejar mimpi mereka.
Setelah sukses, kini Thia masih punya sebuah mimpi dalam hidupnya, yaitu membantu para downline-nya di MLM agar bisa sukses dan mencicipi semua kenikmatan yang dirasakannya sekarang.
Langganan:
Postingan (Atom)

































